Terjatuhlah terlebih dahulu untuk bangkit dan
bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Edisi 19 Nop 2011 - Peribahasa di atas mungkin paling tepat untuk menggambarkan ceritaku kali ini. Walaupun jatuh itu pasti menyakitkan, tapi akan lebih menyakitkan lagi jika Anda tidak pernah terjatuh. Benar begitu?
Ceritaku berawal dari sebuah pelajaran berharga di Bintaro, domisili penulis sekarang.
Saat ini, aku sedang menjalani tugas belajar dari kantor untuk menyelesaikan studi program diploma III kurikulum khusus akuntansi pemerintahan di salah satu sekolah tinggi kedinasan di Indonesia dan tengah memasuki Semester 4.
Ini adalah sebuah pilihan berat bagiku. Di satu sisi, aku dibebaskan dari segala rutinitas di kantor. Di sisi lain, aku merasa ketakutan yang luar biasa. Bagaimana tidak? Mendengar kata Akuntansi saja, aku sudah enggan. Apalagi mempelajarinya selama 2 tahun ke depan. OMG…..!!!! Namun, aku haqqul yakin bahwa tidak ada satupun di dunia ini yang tidak bisa dipelajari. Begitu pula dengan Mata Kuliah Akuntansi. Segala puji bagi Allah SWT, yang memudahkan segala langkahku. Terima Kasih Ya Rabb.
Saat aku merasa gagal di salah satu mata kuliah, aku merasakan pahit yang teramat dalam. Aku merasa gagal di Semester I yang lalu. Kegagalan yang lalu bukan berarti membuat aku terjatuh lagi untuk ke depannya. Semoga Ya Allah. Amin33x. Aku tersadar dari lamunanku selama ini. Sepanjang itulah aku menyesali, secepat itu pula ku bangkit. Alhamdulillah, sesuatu yang patut disyukuri ya…He-he-he.
Di tempat ini, aku menjerit
Di tempat ini, aku terjatuh
Di tempat ini, aku tersadar
Di tempat ini, aku bangkit
Di tempat ini, aku menuntut ilmu
Di tempat ini, aku menghargai waktu
Di tempat ini, aku ditentukan.
Kampus kebanggaanku,
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
Sabtu, 19 November 2011
Rabu, 02 Juni 2010
Wagina Bicara
Materi tak selamanya membuat kita bahagia tetapi tak bisa dipungkiri bahwa materi juga sangat penting dalam hidup.
Siapa sich yang gak butuh makan, punya sekolah bagus, punya rumah yang bisa dijadikan naungan berteduh dari ganasnya kehidupan di luar, apalagi di Ibu kota Jakarta. Peliknya masalah ekonomi dan hidup seba kekurangan kerap membuat manusia lupa sesungguhnya manusia diciptakan oleh Tuhan untuk mengabdi kepada-Nya. Hidup serba susah jaman sekarang, apa saja bisa dijadikan ‘alat’ asal dapat duit entah itu halal atau haram. MasyaAllah, manusia memang punya nafsu dunia tapi kita sebagai makhluk Allah yang sempurna, telah diberi akal & pikiran yang membuat kita lebih layak menjadi seorang ‘khalifah’ di muka bumi. Pemimpin tidak hanya buat istri dan anak-anak kita kelak tapi juga khalifah bagi orang-orang berakal untuk menasihati kebaikan kepada sesama umat Islam. Seorang pemimpin yang baik juga harus mampu membedakan mana yang haq & bathil misalkan untuk istri & anaknya.
Penulis begitu terhentak tatkala serial FTV SCTV yang berjudul Wagina Bicara diputar kemarin malam (01/06) pukul 22.00 WIB. Dari scene-nya saja penulis merasa tertarik untuk terus mengikuti alur cerita. Apalagi film tersebut memunculkan seorang tokoh yang diberi nama Wagina, seorang gadis berlatar belakang desa, innocent dan sangat menjunjung tinggi kodratnya yang terlahir sebagai perempuan. Selama ini memang para pria lah yang dikodratkan menjadi pemimpin bagi kaum perempuan terutama istri & anak-anaknya. Kata ‘pemimpin’ ini sering disalahartikan oleh segolongan pria di Indonesia masa lampau sebelum adanya emansipasi yang dipelopori oleh RA.Kartini.
Perempuan kerap menjadi bulan-bulanan dan diremehkan oleh kaum pria. Penulis merasa mendapat banyak sekali nilai-nilai (value added) yang bisa dijadikan motivasi dalam hidup. Sebuah FTV yang disutradarai oleh Dedi Setiadi mampu mengguncang emosi penonton. Wagina yang diperankan oleh aktris Kinaryosih telah menyibak celah-celah kebohongan yang diselimuti kekerasan dalam rumah tangganya dengan mengungkapkan kebenaran yang tidak bisa disembunyikannya. Selain Kinaryosih, aktor senior kita Alex Komang juga turut ambil bagian dalam alur cerita. Alex berperan sebagai Drajat, seorang karyawan Akuntan di pabrik tempat Wagina bekerja. Drajat, sosok pria separuh abad yang belum juga punya istri, karena kekesalannya terhadap ibu kandungnya sendiri lantaran dianggap tidak bisa setia kepada ayah kandungnya yang sakit-sakitan sedari kala dan miskin pula. Ia menaruh kekecewaan teramat berat kepada ibunya, karena lebih memilih untuk menikah lagi dengan seorang pria kaya yang sama sekali tidak dia cintai.
Sementara itu di lain tempat, Wagina yang masih bersuamikan San –lelaki yang suka mabuk-mabukan, judi, adu ayam dan main perempuan- kerap memperlakukan Wagina dengan kasar. Sampai akhirnya sandiwara pun dibuat olehnya hanya untuk memperalat Wagina. Kala itu, terlibat pertikaian hebat di antara San dan Wagina, sampai ujungnya Wagina memakai pisau untuk melampiaskan amarahnya yakni dengan menusuk San. Kemudian, San pura-pura mengeram kesakitan dan akhirnya Wagina sontak berlari terbirit-birit lantaran takut kalau-kalau San meninggal sehingga ada yang berniat memasukkannya ke penjara dengan dalih pembunuhan.
Di tengah jalan dalam situasi Wagina masih dikejar-kejar oleh teman San (2 orang) dan untungnya Waniga langsung masuk ke dalam mobil milik Pak Drajat. Wagina minta tolong agar dia dibawa pergi ke mana saja, ke tempat yang jauh agar penduduk desa tidak menemukannya karena yang Wagina butuhkan saat ini hanyalah ketenangan dan menghindar dari kejaran teman-teman San.
Semua orang mencari Wagina kala itu. Tetapi berkat kebaikan Drajat menolong Wagina, sampai akhirnya dia pun merasa berhutang budi padanya. Wagina mendengar keluh kesah dari Drajat tentang masa lalunya di kampung. Surat-surat yang ibu kandungnya kirim kepada Drajat tak pernah dibaca olehnya. Ujungnya, surat terakhir dia baca juga yang intinya memberitahukan bahwa Ibunya sakit dan mendambakan dapat segera menimang cucu.
Pada awalnya, Drajat memang sempat berbohong kepada ibunya bahwa dia sudah menikah dengan seorang perempuan kota. Wagina pun mau membantu Drajat untuk bersandiwara sebagai istri bohongan. Demi membahagiakan seorang Ibu, Wagina rela dianggap istri Drajat. Drajat pun senang karena akhirnya ada seorang wanita baik dan tulus seperti Wagina bisa menjadi mantu buat Ibu Drajat yang sudah ingin sekali bertemu dengan perempuan yang dinikahinya yang disebut-sebut sebagai mantu itu.
Akhirnya, Wagina memerankan peran sebagai istri Drajat dengan tinggal di rumah Ibunya di sebuah kampung. Ibu sangat senang manakala Wagina bisa memijit pundaknya. Dia senang dan sangat bangga punya mantu seperti Wagina.
Di lain tempat, Drajat harus pamit ke rumah aslinya di sana hendak menyelesaikan pekerjaannya di kantor sekaligus mengecek bagaimana keadaan suami Wagina yang tertusuk oleh gadis polos itu.
Gambaran yang sungguh ironi, sementara Wagina menolong Drajat di rumah ibunya, San (suami Wagina) malah sedang asyiknya bermain cinta dengan perempuan binal dan sudah ‘kumpul kebo’ malah. Sungguh suami yang tidak tahu diri. Mungkin urat malunya sudah putus kali yee…..!
Setelah itu, Drajat memutuskan hendak pulang ke rumah Ibunya di kampung karena rasa rindunya yang tak tertahankan pada Wagina. Selama ini ternyata Drajat menyimpan perasaan bahwa ia telah jatuh cinta kepada gadis ayu itu. Ia selalu menyempatkan diri membelikan segala kebutuhan Wagina dari mulai baju, sepatu, dsb. Wagina pada saat itu belum menaruh rasa cinta padanya.
Sampai akhirnya….
Suatu ketika di suatu hari keberanian Wagina muncul. Dia berterus terang kepada Ibu Drajat kalau dia hanya buruhnya saja dan istri orang. Dia hanya menolong Drajat untuk bersandiwara sebagai istrinya saja.
Ibu sangat memahami hal itu dan berusaha mencegah Wagina pergi, tapi apalah daya, Wagina tetap bersikukuh pergi untuk kembali kepada suaminya di sebrang sana…
Entah bodoh entah karena kepatuhan kepada sang suami, Wagina berjalan langkah demi langkah menuju rumahnya hendak melihat bagaimana perkembangan rumah setelah kepergiannya.
Alhasil, dia malah bertemu dengan cewek binal itu…hikz hikz…
Wagina…Wagina…Sungguh malang nasibmu…! ! !
Dia minta diceraikan dan memilih untuk menjadi TKI untuk membiayai sidang-sidang perceraiannya.
Di tengah perjalanan, Drajat dengan senang berharap bisa bertemu dengan pujaan hatinya. Eh, malah Waginanya sudah pergi…
Drajat sontak memarahi Ibunya, kenapa ia usir Wagina dari rumah…???
Tatkala itu, terjadi pertengkaran yang sangat di antara anak dan ibu di kamar itu.
Drajat hanya bisa memarahi tindakan Ibunya masa lalu yang mau-maunya menikah dengan pria lain demi harta dan meninggalkan suaminya pertama yang kala itu sedang sakit-sakitan bahkan buat biaya berobat ke rumah sakit saja untuk menyembuhkan penyakit diabetes saja tidak bisa. Sungguh lemah kondisi ekonominya kala itu.
Sang Ibu terpaksa menanggalkan cintanya kepada suami dan memilih menikah dengan pria kaya yang sama sekali tidak dia cintai. Semua itu demi apa???
Demi anak-anaknya, masa depan Drajat ada di tangan Sang Ibu. Mana mungkin Drajat bisa menjadi seorang pria berprofesi sebagai Akuntan yang kala itu gajinya sangat besar sekali. Bisa dibayangkan, pengorbanan seorang Ibu demi sang anak hanya agar anaknya kelak sukses dan tidak kekurangan apapun dalam membiayai hidupnya. Bisa ga ya penulis nanti berkorban seperti ini???
Nasib ada di tangan kita sendiri untuk menciptakan masa depan generasi kita selanjutnya. Anak adalah titipan dan amanah. Sebisa mungkin dijaga dan dipelihara.
Kalau penulis simpulkan, value added yang bisa diambil dari kisah gadis polos di Film Wagina Bicara apa aja ya…yuks kita baca.
1. Nilai kepatuhan dan kesopanan
Dalam rumah tangga, suami sebagai pemimpin keluarga dan istri sebagai penasihat keluarga dalam mengambil keputusan. Istri yang baik harus bijak dan patuh pada suami. Eits…tapi suami juga harus mengayomi istri. Demi kebahagiaan bersama.
2. Nilai kemanusiaan
Tindakan Drajat dengan menolong Wagina bisa menjadi inspirasi buat kita semua bahwa ketulusan dan pengorbanan dalam hidup bisa kita perjuangkan.
3. Nilai kesetiaan
Ketulusan cinta adalah senjata memperoleh kebahagiaan sejati. Cinta yang tulus disertai dengan pengorbanan, hidup menjadi lebih bermakna.
4. Nilai toleransi
Sesama manusia harus saling menghormati hak masing-masing. Hidup bersama yang penuh dengan paksaan akan membuat dunia menjadi gelap. Yukz..kita warnai hidup dengan saling menghormati satu sama lain, saling mengasihi sesama de el el.
Siapa sich yang gak butuh makan, punya sekolah bagus, punya rumah yang bisa dijadikan naungan berteduh dari ganasnya kehidupan di luar, apalagi di Ibu kota Jakarta. Peliknya masalah ekonomi dan hidup seba kekurangan kerap membuat manusia lupa sesungguhnya manusia diciptakan oleh Tuhan untuk mengabdi kepada-Nya. Hidup serba susah jaman sekarang, apa saja bisa dijadikan ‘alat’ asal dapat duit entah itu halal atau haram. MasyaAllah, manusia memang punya nafsu dunia tapi kita sebagai makhluk Allah yang sempurna, telah diberi akal & pikiran yang membuat kita lebih layak menjadi seorang ‘khalifah’ di muka bumi. Pemimpin tidak hanya buat istri dan anak-anak kita kelak tapi juga khalifah bagi orang-orang berakal untuk menasihati kebaikan kepada sesama umat Islam. Seorang pemimpin yang baik juga harus mampu membedakan mana yang haq & bathil misalkan untuk istri & anaknya.
Penulis begitu terhentak tatkala serial FTV SCTV yang berjudul Wagina Bicara diputar kemarin malam (01/06) pukul 22.00 WIB. Dari scene-nya saja penulis merasa tertarik untuk terus mengikuti alur cerita. Apalagi film tersebut memunculkan seorang tokoh yang diberi nama Wagina, seorang gadis berlatar belakang desa, innocent dan sangat menjunjung tinggi kodratnya yang terlahir sebagai perempuan. Selama ini memang para pria lah yang dikodratkan menjadi pemimpin bagi kaum perempuan terutama istri & anak-anaknya. Kata ‘pemimpin’ ini sering disalahartikan oleh segolongan pria di Indonesia masa lampau sebelum adanya emansipasi yang dipelopori oleh RA.Kartini.
Perempuan kerap menjadi bulan-bulanan dan diremehkan oleh kaum pria. Penulis merasa mendapat banyak sekali nilai-nilai (value added) yang bisa dijadikan motivasi dalam hidup. Sebuah FTV yang disutradarai oleh Dedi Setiadi mampu mengguncang emosi penonton. Wagina yang diperankan oleh aktris Kinaryosih telah menyibak celah-celah kebohongan yang diselimuti kekerasan dalam rumah tangganya dengan mengungkapkan kebenaran yang tidak bisa disembunyikannya. Selain Kinaryosih, aktor senior kita Alex Komang juga turut ambil bagian dalam alur cerita. Alex berperan sebagai Drajat, seorang karyawan Akuntan di pabrik tempat Wagina bekerja. Drajat, sosok pria separuh abad yang belum juga punya istri, karena kekesalannya terhadap ibu kandungnya sendiri lantaran dianggap tidak bisa setia kepada ayah kandungnya yang sakit-sakitan sedari kala dan miskin pula. Ia menaruh kekecewaan teramat berat kepada ibunya, karena lebih memilih untuk menikah lagi dengan seorang pria kaya yang sama sekali tidak dia cintai.
Sementara itu di lain tempat, Wagina yang masih bersuamikan San –lelaki yang suka mabuk-mabukan, judi, adu ayam dan main perempuan- kerap memperlakukan Wagina dengan kasar. Sampai akhirnya sandiwara pun dibuat olehnya hanya untuk memperalat Wagina. Kala itu, terlibat pertikaian hebat di antara San dan Wagina, sampai ujungnya Wagina memakai pisau untuk melampiaskan amarahnya yakni dengan menusuk San. Kemudian, San pura-pura mengeram kesakitan dan akhirnya Wagina sontak berlari terbirit-birit lantaran takut kalau-kalau San meninggal sehingga ada yang berniat memasukkannya ke penjara dengan dalih pembunuhan.
Di tengah jalan dalam situasi Wagina masih dikejar-kejar oleh teman San (2 orang) dan untungnya Waniga langsung masuk ke dalam mobil milik Pak Drajat. Wagina minta tolong agar dia dibawa pergi ke mana saja, ke tempat yang jauh agar penduduk desa tidak menemukannya karena yang Wagina butuhkan saat ini hanyalah ketenangan dan menghindar dari kejaran teman-teman San.
Semua orang mencari Wagina kala itu. Tetapi berkat kebaikan Drajat menolong Wagina, sampai akhirnya dia pun merasa berhutang budi padanya. Wagina mendengar keluh kesah dari Drajat tentang masa lalunya di kampung. Surat-surat yang ibu kandungnya kirim kepada Drajat tak pernah dibaca olehnya. Ujungnya, surat terakhir dia baca juga yang intinya memberitahukan bahwa Ibunya sakit dan mendambakan dapat segera menimang cucu.
Pada awalnya, Drajat memang sempat berbohong kepada ibunya bahwa dia sudah menikah dengan seorang perempuan kota. Wagina pun mau membantu Drajat untuk bersandiwara sebagai istri bohongan. Demi membahagiakan seorang Ibu, Wagina rela dianggap istri Drajat. Drajat pun senang karena akhirnya ada seorang wanita baik dan tulus seperti Wagina bisa menjadi mantu buat Ibu Drajat yang sudah ingin sekali bertemu dengan perempuan yang dinikahinya yang disebut-sebut sebagai mantu itu.
Akhirnya, Wagina memerankan peran sebagai istri Drajat dengan tinggal di rumah Ibunya di sebuah kampung. Ibu sangat senang manakala Wagina bisa memijit pundaknya. Dia senang dan sangat bangga punya mantu seperti Wagina.
Di lain tempat, Drajat harus pamit ke rumah aslinya di sana hendak menyelesaikan pekerjaannya di kantor sekaligus mengecek bagaimana keadaan suami Wagina yang tertusuk oleh gadis polos itu.
Gambaran yang sungguh ironi, sementara Wagina menolong Drajat di rumah ibunya, San (suami Wagina) malah sedang asyiknya bermain cinta dengan perempuan binal dan sudah ‘kumpul kebo’ malah. Sungguh suami yang tidak tahu diri. Mungkin urat malunya sudah putus kali yee…..!
Setelah itu, Drajat memutuskan hendak pulang ke rumah Ibunya di kampung karena rasa rindunya yang tak tertahankan pada Wagina. Selama ini ternyata Drajat menyimpan perasaan bahwa ia telah jatuh cinta kepada gadis ayu itu. Ia selalu menyempatkan diri membelikan segala kebutuhan Wagina dari mulai baju, sepatu, dsb. Wagina pada saat itu belum menaruh rasa cinta padanya.
Sampai akhirnya….
Suatu ketika di suatu hari keberanian Wagina muncul. Dia berterus terang kepada Ibu Drajat kalau dia hanya buruhnya saja dan istri orang. Dia hanya menolong Drajat untuk bersandiwara sebagai istrinya saja.
Ibu sangat memahami hal itu dan berusaha mencegah Wagina pergi, tapi apalah daya, Wagina tetap bersikukuh pergi untuk kembali kepada suaminya di sebrang sana…
Entah bodoh entah karena kepatuhan kepada sang suami, Wagina berjalan langkah demi langkah menuju rumahnya hendak melihat bagaimana perkembangan rumah setelah kepergiannya.
Alhasil, dia malah bertemu dengan cewek binal itu…hikz hikz…
Wagina…Wagina…Sungguh malang nasibmu…! ! !
Dia minta diceraikan dan memilih untuk menjadi TKI untuk membiayai sidang-sidang perceraiannya.
Di tengah perjalanan, Drajat dengan senang berharap bisa bertemu dengan pujaan hatinya. Eh, malah Waginanya sudah pergi…
Drajat sontak memarahi Ibunya, kenapa ia usir Wagina dari rumah…???
Tatkala itu, terjadi pertengkaran yang sangat di antara anak dan ibu di kamar itu.
Drajat hanya bisa memarahi tindakan Ibunya masa lalu yang mau-maunya menikah dengan pria lain demi harta dan meninggalkan suaminya pertama yang kala itu sedang sakit-sakitan bahkan buat biaya berobat ke rumah sakit saja untuk menyembuhkan penyakit diabetes saja tidak bisa. Sungguh lemah kondisi ekonominya kala itu.
Sang Ibu terpaksa menanggalkan cintanya kepada suami dan memilih menikah dengan pria kaya yang sama sekali tidak dia cintai. Semua itu demi apa???
Demi anak-anaknya, masa depan Drajat ada di tangan Sang Ibu. Mana mungkin Drajat bisa menjadi seorang pria berprofesi sebagai Akuntan yang kala itu gajinya sangat besar sekali. Bisa dibayangkan, pengorbanan seorang Ibu demi sang anak hanya agar anaknya kelak sukses dan tidak kekurangan apapun dalam membiayai hidupnya. Bisa ga ya penulis nanti berkorban seperti ini???
Nasib ada di tangan kita sendiri untuk menciptakan masa depan generasi kita selanjutnya. Anak adalah titipan dan amanah. Sebisa mungkin dijaga dan dipelihara.
Kalau penulis simpulkan, value added yang bisa diambil dari kisah gadis polos di Film Wagina Bicara apa aja ya…yuks kita baca.
1. Nilai kepatuhan dan kesopanan
Dalam rumah tangga, suami sebagai pemimpin keluarga dan istri sebagai penasihat keluarga dalam mengambil keputusan. Istri yang baik harus bijak dan patuh pada suami. Eits…tapi suami juga harus mengayomi istri. Demi kebahagiaan bersama.
2. Nilai kemanusiaan
Tindakan Drajat dengan menolong Wagina bisa menjadi inspirasi buat kita semua bahwa ketulusan dan pengorbanan dalam hidup bisa kita perjuangkan.
3. Nilai kesetiaan
Ketulusan cinta adalah senjata memperoleh kebahagiaan sejati. Cinta yang tulus disertai dengan pengorbanan, hidup menjadi lebih bermakna.
4. Nilai toleransi
Sesama manusia harus saling menghormati hak masing-masing. Hidup bersama yang penuh dengan paksaan akan membuat dunia menjadi gelap. Yukz..kita warnai hidup dengan saling menghormati satu sama lain, saling mengasihi sesama de el el.
Kamis, 10 September 2009
Jangan Lewatkan Ramadhan dengan Sia-Sia
Tak terasa sudah kita menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan kali ini, aku bersyukur karena diantara orang-orang beriman lainnya, aku masih diberi kesempatan untuk dapat merasakan indahnya beribadah di bulan yang mulia ini. Tidak hanya ibadah fisik yang kita jalani saat ini, akan tetapi sebuah momen untuk menjadikan hawa nafsu kita terkendali dari segala maksiat dan perbuatan keji yang dilarang oleh agama Islam.
Ibadah puasa merupakan ibadah wajib bagi umat Islam di seluruh dunia. Maka jangan lewatkan dengan sia-sia Ramadhan kali ini. Segala ibadah yang ikhlas mengharap ridho Allah SWT, insyaAllah semua amal ibadah kita diterima oleh-Nya. Amin. Apa saja yang bisa kita perbuat untuk mengisi setiap nafas kita dalam naungan Ramadhan suci? Banyak sekali. Tak bisa terhitung oleh diri kita sendiri. Allah telah menciptakan manusia di muka bumi ini tak terkecuali untuk beribadah dan menyembah kepada Dzat Yang Maha Kuasa itu. Oleh karena itu, kita dituntun oleh Rasulullah SAW untuk senantiasa memperbanyak amalan-amalan di bulan suci Ramadhan.
Berikut merupakan tips agar bisa melewatkan momen bulan suci Ramadhan yang bermanfaat :
a) Niatkan diri sedari awal memasuki bulan suci Ramadhan untuk senantiasa beribadah hanya kepada Allah lillahi Ta’ala maka insyaAllah ibadah puasa kita akan diterima oleh-Nya;
b) Jangan terlena barang sedikit pun dari godaan syaithan di sekeliling kita untuk tidak menyegerakan sholat lima waktu, karena ibadah puasa harus diiringi dengan sholat yang baik. Karena bagaimana pun seseorang beriman yang berpuasa tanpa dibarengi dengan sholat yang baik dan khusyu’, maka dapat dipastikan ibadah puasa orang tersebut tidak akan diterima oleh Allah SWT. Terkecuali ditujuan bagi mereka yang berpuasa, dengan tidak melengkapi sholat lima waktunya, diharapkan mereka-mereka dapat melengkapi dengan ibadah sholat lima waktu dengan berpuasa, insyaAllah jika mereka bertaubat maka Allah SWT dapat menerima ibadah puasa mereka;
c) Barengi ibadah puasa di bulan yang penuh berkah ini dengan amalan-amalan sunnah yang lainnya, seperti sholat tarawih di malam hari, tadarus, memahami makna Al Quran, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan bershodaqoh amal jariyah serta amalan-amalan lain yang diniatkan hanya untuk mencari ridho dari Allah semata;
d) Jauhkan diri dari perbuatan zina baik itu zina mata, hati, dsb. Semua perbuatan tercela tersebut dapat mendekatkan kita kepada kemudharatan dan menjauhkan kita dari Allah SWT;
e) Bersihkan hati, fikiran, dan perbuatan dari segala hal yang dapat menjerumuskan kita umat Islam yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT;
f) Menyegerakan berbuka dan mengakhirkan makan sahur karena dengan menyegerakan berbuka puasa berarti kita menghormati amal ibadah kita seharian penuh, sementara mengakhirkan sahur, karena sesungguhnya di dalam makan sahur itu terdapat barokah;
g) Jangan berprasangka buruk kepada Allah sedikit pun ketika sedang diuji oleh-Nya dengan berbagai ujian dan cobaan seberat apapun, karena sesungguhnya di balik itu semua, Allah memberikan hikmah dan sayang kepada kita;
h) InsyaAllah, amal ibadah kita di bulan suci Ramadhan kali ini akan mendapatkan ridho dari-Nya. Amiin. Amin ya Robbal ‘Alamin.
Mudah-mudahan, bacaan ringan ini bisa sedikit memberikan siraman rohani kepada pembacanya. Ingat, Ramadhan tidak akan datang setiap hari, jangan sia-siakan momentum yang sangat istimewa ini dengan bermalas-malasan, tingkatkan amal ibadah kita dan senantiasa bertaqwa kepada Allah SWT dimana pun kita berada. InsyaAllah kita akan mendapatkan hidayah dari-Nya. Amiin.
Jumat, 31 Juli 2009
Selamat Datang Dirjen Pajak Untuk Reformasi Perpajakan Jilid II
Selamat datang Bapak Dirjen Pajak kita untuk Reformasi Perpajakan Jilid II, Drs. Mochammad Tjiptardjo M.A. Sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2009 yang ditetapkan pada tanggal 23 Juli 2009, dengan ini telah resmi memberhentikan Dirjen Pajak Darmin Nasution, Bapak Reformasi Perpajakan Jilid I. Seperti diketahui, Darmin telah mendapatkan kepercayaan dari Bapak Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengemban tugas menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, menggantikan Miranda Swaray Goeltom yang habis masa jabatannya, 27 Juli 2009.
Dikatakan Menkeu sekaligus Plt Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengenai siapakah pengganti Dirjen Pajak Darmin Nasution tidak akan jadi masalah. “Bahwa reform is going to be continued, no matter siapa yang memimpin Ditjen Pajak,” kata Sri Mulyani dalam sambutannya dalam acara Pencanangan Reformasi Jilid Kedua Direktorat Jenderal Pajak di Dhanapala. Siapapun yang memimpin, dia adalah orang yang akan bisa menjalankan, meneruskan, dan tidak akan membuat reformasi itu mengalami set back. Mengenai siapa figur Dirjen Pajak memang tidak bisa dielakkan baik oleh media massa, Dewan dan khalayak ramai karena pajak merupakan satu bagian yang begitu penting di dalam kehidupan bernegara dan perekonomian. Tidak ada satu negara dapat menyatakan dirinya sebagai negara maju tanpa didukung oleh suatu sistem administrasi dan aparat perpajakan yang handal, berintegritas dan kompeten. Bahkan dapat dikatakan suatu sistem politik yang berlandaskan kepada azas demokrasi dan desentralisasi tidak akan bisa berjalan secara amanah dan bermutu apabila tidak ditopang oleh sebuah sistem perpajakan yang baik dan kredibel.
Kita memahami bahwa membangun suatu sistem administrasi dan aparat pajak yang baik, kompeten dan kredibel bukan suatu persoalan yang mudah. Apalagi untuk mempertahankannya. Hal ini akan menjadi tantangan sekaligus pekerjaan rumah bagi Dirjen Pajak kita yang baru, Drs. Mochammad Tjiptardjo. Diharapkan, Dirjen Pajak yang baru bisa meneruskan reformasi yang telah dirintis oleh Dirjen Pajak Darmin Nasution.
Sejak kemerdekaan Indonesia mencatat bahwa reformasi di bidang perpajakan berjalan begitu lambat dan sulit. Zaman orde lama Indonesia masih sangat tergantung kepada pajak atas komoditas atau ekspor. Zaman orde baru penerimaan migas dijadikan sebagai andalan utama. Pada periode awal tahun 80 an baru dimulai suatu upaya reformasi perpajakan dengan memperbaiki peraturan perpajakan atau perundang-undangannya. Reformasi masa itu tidak memberikan dampak yang cukup berarti karena administrasi perpajakan, kompetensi serta integritas aparat pajak tidak diperbaiki juga secara sistematik. Dengan demikian, memperbaiki peraturan perundang-undangan hanya merupakan satu elemen dari reformasi. Tanpa perbaikan secara sistematis, administrasi dan aparat pajaknya maka reformasi itu tidak akan menghasilkan hal yang berarti dan bertahan lama. Setelah masa orde baru, kita memasuki tahap reformasi. Kita tahu bahwa reformasi di bidang perpajakan dilakukan dengan desain yang jauh lebih komprehensif dan ini menuntut beberapa implikasi dan konsekuensi kepada kita semua.
Reformasi di bidang pajak semenjak orde baru atau semenjak selesainya orde baru dan masuk masa reformasi bisa dikategorikan di dalam empat hal. Pertama, memperbaiki peraturan perundang-undangan dan dalam hal ini dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, menyelesaikan amandemen Undang-Undang KUP, Undang-Undang PPh dan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperkirakan akan segera selesai pada masa sidang ini. Memperbaiki Undang-Undang ini dengan spirit untuk lebih sederhana namun bisa responsif dan memberikan keseimbangan antara hak dan kewajiban, antara wajib pajak dan juga memberikan kepastian hukum kepada wajib pajak dan kepada aparat pajaknya. Elemen kedua di dalam reformasi adalah perbaikan struktur organisasi, menerapkan struktur berdasarkan fungsi dan memperbaiki administrasi dan menerapkan apa yang disebut Standart Operating Procedure. Ini ditujukan untuk memperbaiki kepastian suatu proses pelayanan dan memperbaiki tata kelola serta untuk memperbaiki efisiensi dan produktivitas. Pembenahan yang ketiga dalam reformasi pajak adalah membenahi basis data dan penggunaan Sistem Teknologi Informasi. Ini bertujuan untuk menunjang upaya menggali potensi pajak, memperbaiki pelayanan dan mencegah interaksi antara aparat pajak dengan wajib pajak secara tidak perlu. Yang keempat adalah reformasi di bidang perbaikan mutu, kompetensi dan integritas dari sumber daya manusia atau aparatnya.
Reformasi adalah suatu proses yang rumit, menyangkut suatu proses perubahan yang tidak selalu kita sukai. Ini menuntut suatu konsekuensi yang sangat banyak di antara kita termasuk di dalam mendisiplinkan sikap kita dan tingkah laku kita dan juga di dalam kesiapan untuk diaudit menjadi transparan dan akuntabel kepada publik. Reformasi di bidang perpajakan ini telah dimulai semenjak sebelum pemerintahan ini dan diteruskan di masa pemerintahan ini terutama di bawah kepemimpinan Bapak Darmin Nasution.
Kini, reformasi yang telah dirintis dan sudah mengakar pada jajaran aparat pajak masih mempunyai banyak tanggung jawab yang harus diemban. Sebelum dilantik sebagai Dirjen Pajak menggantikan Darmin Nasution, Drs.Mochammad Tjiptardjo, M.A. menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Penyidikan Ditjen Pajak. Kasus-kasus pelanggaran pajak di Indonesia diselesaikan dengan tangan dinginnya. Diantara catatan prestasi yang pernah dilakukan adalah penanganan kasus dugaan manipulasi pajak oleh PT Asian Agri dengan potensi kerugian negara sekitar 1,3 Triliun. Bukan hanya itu, masih banyak lagi kasus-kasus lainnya yang berhasil diselesaikan olehnya.
Tjiptardjo selama ini dikenal sebagai pejabat yang cukup tinggi komitmennya terhadap reformasi birokrasi di direktorat yang menghimpun penerimaan negara terbesar itu. Beliau optimis dan yakin dapat memenuhi target penerimaan pajak sesuai dengan APBN-P 2009.
Sebagai catatan, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sudah sepakat mematok target penerimaan pajak dalam APBN-P 2009 sebesar Rp 528,35 Triliun yang lebih kecil dibandingkan dengan target semula di APBN Penyesuaian Tahun 2009 sebesar Rp 548,91 Triliun.
Selamat datang Bapak Dirjen Pajak kita untuk Reformasi Perpajakan Jilid II, Drs. Mochammad Tjiptardjo M.A. Sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2009 yang ditetapkan pada tanggal 23 Juli 2009, dengan ini telah resmi memberhentikan Dirjen Pajak Darmin Nasution, Bapak Reformasi Perpajakan Jilid I. Seperti diketahui, Darmin telah mendapatkan kepercayaan dari Bapak Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengemban tugas menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, menggantikan Miranda Swaray Goeltom yang habis masa jabatannya, 27 Juli 2009.
Dikatakan Menkeu sekaligus Plt Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengenai siapakah pengganti Dirjen Pajak Darmin Nasution tidak akan jadi masalah. “Bahwa reform is going to be continued, no matter siapa yang memimpin Ditjen Pajak,” kata Sri Mulyani dalam sambutannya dalam acara Pencanangan Reformasi Jilid Kedua Direktorat Jenderal Pajak di Dhanapala. Siapapun yang memimpin, dia adalah orang yang akan bisa menjalankan, meneruskan, dan tidak akan membuat reformasi itu mengalami set back. Mengenai siapa figur Dirjen Pajak memang tidak bisa dielakkan baik oleh media massa, Dewan dan khalayak ramai karena pajak merupakan satu bagian yang begitu penting di dalam kehidupan bernegara dan perekonomian. Tidak ada satu negara dapat menyatakan dirinya sebagai negara maju tanpa didukung oleh suatu sistem administrasi dan aparat perpajakan yang handal, berintegritas dan kompeten. Bahkan dapat dikatakan suatu sistem politik yang berlandaskan kepada azas demokrasi dan desentralisasi tidak akan bisa berjalan secara amanah dan bermutu apabila tidak ditopang oleh sebuah sistem perpajakan yang baik dan kredibel.
Kita memahami bahwa membangun suatu sistem administrasi dan aparat pajak yang baik, kompeten dan kredibel bukan suatu persoalan yang mudah. Apalagi untuk mempertahankannya. Hal ini akan menjadi tantangan sekaligus pekerjaan rumah bagi Dirjen Pajak kita yang baru, Drs. Mochammad Tjiptardjo. Diharapkan, Dirjen Pajak yang baru bisa meneruskan reformasi yang telah dirintis oleh Dirjen Pajak Darmin Nasution.
Sejak kemerdekaan Indonesia mencatat bahwa reformasi di bidang perpajakan berjalan begitu lambat dan sulit. Zaman orde lama Indonesia masih sangat tergantung kepada pajak atas komoditas atau ekspor. Zaman orde baru penerimaan migas dijadikan sebagai andalan utama. Pada periode awal tahun 80 an baru dimulai suatu upaya reformasi perpajakan dengan memperbaiki peraturan perpajakan atau perundang-undangannya. Reformasi masa itu tidak memberikan dampak yang cukup berarti karena administrasi perpajakan, kompetensi serta integritas aparat pajak tidak diperbaiki juga secara sistematik. Dengan demikian, memperbaiki peraturan perundang-undangan hanya merupakan satu elemen dari reformasi. Tanpa perbaikan secara sistematis, administrasi dan aparat pajaknya maka reformasi itu tidak akan menghasilkan hal yang berarti dan bertahan lama. Setelah masa orde baru, kita memasuki tahap reformasi. Kita tahu bahwa reformasi di bidang perpajakan dilakukan dengan desain yang jauh lebih komprehensif dan ini menuntut beberapa implikasi dan konsekuensi kepada kita semua.
Reformasi di bidang pajak semenjak orde baru atau semenjak selesainya orde baru dan masuk masa reformasi bisa dikategorikan di dalam empat hal. Pertama, memperbaiki peraturan perundang-undangan dan dalam hal ini dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, menyelesaikan amandemen Undang-Undang KUP, Undang-Undang PPh dan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperkirakan akan segera selesai pada masa sidang ini. Memperbaiki Undang-Undang ini dengan spirit untuk lebih sederhana namun bisa responsif dan memberikan keseimbangan antara hak dan kewajiban, antara wajib pajak dan juga memberikan kepastian hukum kepada wajib pajak dan kepada aparat pajaknya. Elemen kedua di dalam reformasi adalah perbaikan struktur organisasi, menerapkan struktur berdasarkan fungsi dan memperbaiki administrasi dan menerapkan apa yang disebut Standart Operating Procedure. Ini ditujukan untuk memperbaiki kepastian suatu proses pelayanan dan memperbaiki tata kelola serta untuk memperbaiki efisiensi dan produktivitas. Pembenahan yang ketiga dalam reformasi pajak adalah membenahi basis data dan penggunaan Sistem Teknologi Informasi. Ini bertujuan untuk menunjang upaya menggali potensi pajak, memperbaiki pelayanan dan mencegah interaksi antara aparat pajak dengan wajib pajak secara tidak perlu. Yang keempat adalah reformasi di bidang perbaikan mutu, kompetensi dan integritas dari sumber daya manusia atau aparatnya.
Reformasi adalah suatu proses yang rumit, menyangkut suatu proses perubahan yang tidak selalu kita sukai. Ini menuntut suatu konsekuensi yang sangat banyak di antara kita termasuk di dalam mendisiplinkan sikap kita dan tingkah laku kita dan juga di dalam kesiapan untuk diaudit menjadi transparan dan akuntabel kepada publik. Reformasi di bidang perpajakan ini telah dimulai semenjak sebelum pemerintahan ini dan diteruskan di masa pemerintahan ini terutama di bawah kepemimpinan Bapak Darmin Nasution.
Kini, reformasi yang telah dirintis dan sudah mengakar pada jajaran aparat pajak masih mempunyai banyak tanggung jawab yang harus diemban. Sebelum dilantik sebagai Dirjen Pajak menggantikan Darmin Nasution, Drs.Mochammad Tjiptardjo, M.A. menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Penyidikan Ditjen Pajak. Kasus-kasus pelanggaran pajak di Indonesia diselesaikan dengan tangan dinginnya. Diantara catatan prestasi yang pernah dilakukan adalah penanganan kasus dugaan manipulasi pajak oleh PT Asian Agri dengan potensi kerugian negara sekitar 1,3 Triliun. Bukan hanya itu, masih banyak lagi kasus-kasus lainnya yang berhasil diselesaikan olehnya.
Tjiptardjo selama ini dikenal sebagai pejabat yang cukup tinggi komitmennya terhadap reformasi birokrasi di direktorat yang menghimpun penerimaan negara terbesar itu. Beliau optimis dan yakin dapat memenuhi target penerimaan pajak sesuai dengan APBN-P 2009.
Sebagai catatan, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sudah sepakat mematok target penerimaan pajak dalam APBN-P 2009 sebesar Rp 528,35 Triliun yang lebih kecil dibandingkan dengan target semula di APBN Penyesuaian Tahun 2009 sebesar Rp 548,91 Triliun.
Rabu, 20 Mei 2009
Finding Your Soulmate !
Setiap manusia ingin menemukan pujaan hatinya (soulmate). Itu sudah pasti dan tak bisa dipungkiri. Semua itu membutuhkan proses, mulai dari fase awal perkenalan (an introduction) fase pendekatan (in a relationship) fase pertunangan (engagement) fase pernikahan (marriage). Kesabaran, kesetiaan, dan kejujuran setiap pasangan ikut menentukan keberhasilan setiap tahapannya. Tidak hanya itu, namun juga dibutuhkan kemampuan untuk saling toleransi, saling memahami dan mengerti keinginan pasangannya. Memang tidak mudah. Namun, semua itu tergantung pada niat. Ya, niat kita untuk membagi hati dengan pasangan kita. Berikut penulis akan mencoba menguraikan fase demi fase yang harus dilalui setiap pasangan (couple) untuk dapat mewujudkan sebuah keluarga harmonis yang tentunya menjadi idaman setiap keluarga yang baru terbina.
1. Perkenalan ( An introduction )
Mungkin sangat tidak asing bagi kita mendengar kata ‘Perkenalan’ ini. Saat kita merasa cocok dengan seseorang yang baru saja kita kenal atau mungkin sudah lama menjadi sahabat kita, dan seiring dengan berjalannya waktu, perasaan dari seorang sahabat itu bisa saja menjadi sebuah perasaan cinta. Fase ini merupakan fase awal mula kita akan memulai sebuah jaring komunikasi dengan seseorang yang awalnya tidak masuk dalam kehidupan kita sama sekali. Usahakan anda tidak menolak untuk diajak berkenalan dengan seseorang yang belum atau sama sekali anda tidak kenal. Tentunya, dalam konteks untuk menciptakan suatu hubungan yang positif.
2. Pendekatan ( In a relationship )
Fase kedua ini merupakan fase pendekatan dimana setiap couple diberi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perihal pasangannya. Banyak informasi yang mungkin bisa kita peroleh dalam fase ini. Namun, jangan salah, informasi yang didapat masih sangat minim sekali tetapi cukup untuk mendeskripsikan seperti apa soulmate kita itu. Kalau boleh dibilang, masa-masa ini merupakan masa yang cukup rentan terhadap gangguan dalam memulai suatu hubungan percintaan. Jaga baik-baik hubungan anda dengan pasangan ketika anda berada dalam fase ini.
3. Pertunangan ( Engagement )
Saat anda dan pasangan sudah merasa mantap untuk memiliki seutuhnya maka mulailah untuk mengikat satu sama lain dalam sebuah pertunangan. Mengikat namun dalam artian yang tidak ‘POSESIF’. Tentunya harus melibatkan orang tua dari kedua belah pihak pasangannya. Jika keluarga dari salah satu pasangan belum begitu menyetujui rencana pertunangan tersebut, jangan pernah putus asa. Dalam hal ini anda juga harus memastikan dan menyakini betul apakah benar ‘DIA’ adalah seseorang yang anda harapkan untuk menjadi pasangan sehidup semati. Banyak waktu yang bisa anda gunakan untuk mengetahui sifat pasangan anda lebih dalam lagi, mengenali kekurangan dan kelebihan dia, dan lebih dekat dengan keluarganya, sebelum anda memutuskan untuk menikah dengan si ‘DIA’.
4. Pernikahan ( Marriage )
Fase yang paling anda tunggu-tunggu di sini adalah pernikahan (marriage). Anda dan pasangan sudah mantap memutuskan untuk menikah, sehidup-semati mengarungi bahtera rumah tangga, berarti anda sudah siap untuk berbagi dengan pasangan anda. Kerap hal-hal kecil dalam diri pasangan anda, belum terdeteksi oleh anda pada saat sebelum menikah. Menurut pengalaman beberapa pasangan yang sudah menikah, akan ada sisi yang berbeda melekat dalam diri pasangan anda. Seyogyanya kita memaklumi satu sama lain. Dia punya kekurangan yang mungkin kita bisa menutupinya dengan kelebihan kita dan demikian sebaliknya. Jangan jadikan alasan ketidakcocokan akan hal-hal kecil dalam diri pasangan anda sebagai pemicu timbulnya perceraian. Di awal seusai pernikahan, karena tergolong sebagai pengantin baru, tanpa disadari anda mungkin akan mengelak jikalau akan anda temui percekcokan di suatu hari nanti. Entah itu yang dikategorikan cekcok ringan, sedang atau berat. Setiap pasangan pasti pernah mengalami hal itu. Wajar saja, untuk menyatukan dua hati yang berbeda memang tidak lah semudah kita membalikkan telapak tangan. Yang bisa kita lakukan jika kita sudah menikah adalah berusaha semaksimal mungkin untuk membina rumah tangga yang sa-ma-ra (sakinah, mawaddah, warrahmah), menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, mencintai satu sama lain kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Jangan hanya mencintai atas kelebihannya, tetapi cintai lah juga kekurangannya. Untuk pasangan yang akan memutuskan untuk menikah, yakinkan diri anda terhadap si ‘DIA’ yang anda pilih. Jika hati anda berkata ‘YA’ dan secara lahir dan batin anda sudah merasa ‘SIAP’, maka segera lah menikah karena menikah itu secara agama Islam, hukumnya adalah wajib bagi setiap manusia yang merasa mampu baik secara lahir maupun bathin. Yang terpenting adalah selalu jaga cinta anda kepada pasangan. Berikan kasih sayang yang tulus kepadanya dan berusaha lah untuk selalu mendukung si ‘DIA’ dalam hal suatu pendapat dan tindakan yang benar.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas kedua sebagai Mahasiswa Pemula (www.mahasiswapemula.blogspot.com)
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.
1. Perkenalan ( An introduction )
Mungkin sangat tidak asing bagi kita mendengar kata ‘Perkenalan’ ini. Saat kita merasa cocok dengan seseorang yang baru saja kita kenal atau mungkin sudah lama menjadi sahabat kita, dan seiring dengan berjalannya waktu, perasaan dari seorang sahabat itu bisa saja menjadi sebuah perasaan cinta. Fase ini merupakan fase awal mula kita akan memulai sebuah jaring komunikasi dengan seseorang yang awalnya tidak masuk dalam kehidupan kita sama sekali. Usahakan anda tidak menolak untuk diajak berkenalan dengan seseorang yang belum atau sama sekali anda tidak kenal. Tentunya, dalam konteks untuk menciptakan suatu hubungan yang positif.
2. Pendekatan ( In a relationship )
Fase kedua ini merupakan fase pendekatan dimana setiap couple diberi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perihal pasangannya. Banyak informasi yang mungkin bisa kita peroleh dalam fase ini. Namun, jangan salah, informasi yang didapat masih sangat minim sekali tetapi cukup untuk mendeskripsikan seperti apa soulmate kita itu. Kalau boleh dibilang, masa-masa ini merupakan masa yang cukup rentan terhadap gangguan dalam memulai suatu hubungan percintaan. Jaga baik-baik hubungan anda dengan pasangan ketika anda berada dalam fase ini.
3. Pertunangan ( Engagement )
Saat anda dan pasangan sudah merasa mantap untuk memiliki seutuhnya maka mulailah untuk mengikat satu sama lain dalam sebuah pertunangan. Mengikat namun dalam artian yang tidak ‘POSESIF’. Tentunya harus melibatkan orang tua dari kedua belah pihak pasangannya. Jika keluarga dari salah satu pasangan belum begitu menyetujui rencana pertunangan tersebut, jangan pernah putus asa. Dalam hal ini anda juga harus memastikan dan menyakini betul apakah benar ‘DIA’ adalah seseorang yang anda harapkan untuk menjadi pasangan sehidup semati. Banyak waktu yang bisa anda gunakan untuk mengetahui sifat pasangan anda lebih dalam lagi, mengenali kekurangan dan kelebihan dia, dan lebih dekat dengan keluarganya, sebelum anda memutuskan untuk menikah dengan si ‘DIA’.
4. Pernikahan ( Marriage )
Fase yang paling anda tunggu-tunggu di sini adalah pernikahan (marriage). Anda dan pasangan sudah mantap memutuskan untuk menikah, sehidup-semati mengarungi bahtera rumah tangga, berarti anda sudah siap untuk berbagi dengan pasangan anda. Kerap hal-hal kecil dalam diri pasangan anda, belum terdeteksi oleh anda pada saat sebelum menikah. Menurut pengalaman beberapa pasangan yang sudah menikah, akan ada sisi yang berbeda melekat dalam diri pasangan anda. Seyogyanya kita memaklumi satu sama lain. Dia punya kekurangan yang mungkin kita bisa menutupinya dengan kelebihan kita dan demikian sebaliknya. Jangan jadikan alasan ketidakcocokan akan hal-hal kecil dalam diri pasangan anda sebagai pemicu timbulnya perceraian. Di awal seusai pernikahan, karena tergolong sebagai pengantin baru, tanpa disadari anda mungkin akan mengelak jikalau akan anda temui percekcokan di suatu hari nanti. Entah itu yang dikategorikan cekcok ringan, sedang atau berat. Setiap pasangan pasti pernah mengalami hal itu. Wajar saja, untuk menyatukan dua hati yang berbeda memang tidak lah semudah kita membalikkan telapak tangan. Yang bisa kita lakukan jika kita sudah menikah adalah berusaha semaksimal mungkin untuk membina rumah tangga yang sa-ma-ra (sakinah, mawaddah, warrahmah), menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, mencintai satu sama lain kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Jangan hanya mencintai atas kelebihannya, tetapi cintai lah juga kekurangannya. Untuk pasangan yang akan memutuskan untuk menikah, yakinkan diri anda terhadap si ‘DIA’ yang anda pilih. Jika hati anda berkata ‘YA’ dan secara lahir dan batin anda sudah merasa ‘SIAP’, maka segera lah menikah karena menikah itu secara agama Islam, hukumnya adalah wajib bagi setiap manusia yang merasa mampu baik secara lahir maupun bathin. Yang terpenting adalah selalu jaga cinta anda kepada pasangan. Berikan kasih sayang yang tulus kepadanya dan berusaha lah untuk selalu mendukung si ‘DIA’ dalam hal suatu pendapat dan tindakan yang benar.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas kedua sebagai Mahasiswa Pemula (www.mahasiswapemula.blogspot.com)
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.
Senin, 20 April 2009
Kartini Day
Today is Kartini Day, April 21, 2009. RA Kartini, exactly called as Raden Ayu Kartini was the Hero of Indonesian women from the early years of 1900. She was born at Jepara, Central Java. She died at twenty-five years old in Rembang, Central Java, Sept.17.1904. Kartini has convinced that women should have the same education as men, and have the rights to work in any kind of professions. All of these used to develop Indonesia to be the most country which encourage its citizens. Nothing could change this country if no body could have the same idea between men and women. Nevertheless, there is too much crime, violence and so on. We also see thousands of women get such as strict violence from her husband. What happened with us? Many people stand here to see this crime, but no one can solve the case. What we can do for this country. We have thought that every body can do the right things for themselves and what our hopes for the better life. If we want to explore our talents and do the best for everything we want the most, its not likely we have the same purpose to make our life better.
On the other hand, many things can return back our memory to the Hero of Indonesian women, just commemorate or celebrate Kartini day is not enough for us today. The question is What we can do for the next generation, for ourselves and especially for Indonesia. Celebrating Kartini Day is not only with preparing at school by dressed in traditional Javanese clothing but also how to change our mind set to become more intellectual, creative, brave to do the best and right ones, and give independence to people as much as they can do with the right rules.
Continuously, women have to start keeping the capability, intellectual, and also care to the society. We can do many things right now. Save Indonesian women with your thoughts, creativity, and so on. Strive your nations as fast as your way.
Lastly, I wanna say thanks to our great Indonesian hero, RA Kartini.
Thanks for your strive to the next generation especially women.
And for Indonesian women, lets make a new hope in your life and do the best for all.
On the other hand, many things can return back our memory to the Hero of Indonesian women, just commemorate or celebrate Kartini day is not enough for us today. The question is What we can do for the next generation, for ourselves and especially for Indonesia. Celebrating Kartini Day is not only with preparing at school by dressed in traditional Javanese clothing but also how to change our mind set to become more intellectual, creative, brave to do the best and right ones, and give independence to people as much as they can do with the right rules.
Continuously, women have to start keeping the capability, intellectual, and also care to the society. We can do many things right now. Save Indonesian women with your thoughts, creativity, and so on. Strive your nations as fast as your way.
Lastly, I wanna say thanks to our great Indonesian hero, RA Kartini.
Thanks for your strive to the next generation especially women.
And for Indonesian women, lets make a new hope in your life and do the best for all.
Rabu, 15 April 2009
The Virgin - Cinta Terlarang
Kau kan slalu tersimpan di Hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku 'kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku 'kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Senin, 09 Februari 2009
What can you say with Love
What can you say if you are fallin’ in love with? The first thing may be You will get surprised by yourself how can I love someone. Chiefly, you will feel like fly into the sky and no one can annoy your life. I convince everyone is able to fall in love. As God has create a man with a woman become a couple to build a new happy family. Not only it needs a tolerance, faith, patience, but also you must try to understand him. On the other hand, if you have found and convinced about someone you love so much, you must try to keep communication with and try to trust the one you love.
In my mind, love is so sophisticated. It encompasses whole feel and sense of the body. Periodically, it needs our creativity to make it becomes stronger. There are many thing you can do when you are fallin’love with.
First, you can give someone you love the most such a remarkable greeting for instance: I love you so much and no one can touch my heart than you. It is insinuated that never getting bored to say like that for someone special in your heart.
Secondly, it is suggested that if you become such a near friend, you should do like his friends. If you become such a girl friend, you should do like his girl friend too. And if you become such a wise wife, you should do like his wife.
Lastly, I think that no body does not need love and it can conclude that every people who live in the world always need a love. If you have not been found your soulmate yet, it’s supposed for you to look for your soulmate. And then, you will get many happiness in your life. Trust him and never give up to keep fight on every problem you face.
In my mind, love is so sophisticated. It encompasses whole feel and sense of the body. Periodically, it needs our creativity to make it becomes stronger. There are many thing you can do when you are fallin’love with.
First, you can give someone you love the most such a remarkable greeting for instance: I love you so much and no one can touch my heart than you. It is insinuated that never getting bored to say like that for someone special in your heart.
Secondly, it is suggested that if you become such a near friend, you should do like his friends. If you become such a girl friend, you should do like his girl friend too. And if you become such a wise wife, you should do like his wife.
Lastly, I think that no body does not need love and it can conclude that every people who live in the world always need a love. If you have not been found your soulmate yet, it’s supposed for you to look for your soulmate. And then, you will get many happiness in your life. Trust him and never give up to keep fight on every problem you face.
Selasa, 16 Desember 2008
I’m still loving you
Love someone who can deserve our love is quite difficult.
Love someone is not any fault.
Love is pure.
God’s given us Love.
We need pure love.
Without hope anything.
I ’m loving you
Whatever they said
I’m still loving you
Love someone is not any fault.
Love is pure.
God’s given us Love.
We need pure love.
Without hope anything.
I ’m loving you
Whatever they said
I’m still loving you
Selasa, 09 Desember 2008
Hanya Kamu Yang Bisa by Tiket
Tanpa terasa kau curi hatiku
Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku
Berjuta rayuan yang pernah ku rasa
Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku
Tapi semua berbeda
Saat kau ada disini
Mempesonakan aku selalu
Hanya kamu yang bisa
Membuat aku jadi tergila-gila
Membuat aku jatuh cinta
Karna tak ada yang lain sepertimu
Berkali ku mencoba
Berpaling dengan makhluk indah lainnya
Namun tak pernah ku rasakan
Bila seindah bercinta ku denganmu
Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku
Berjuta rayuan yang pernah ku rasa
Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku
Tapi semua berbeda
Saat kau ada disini
Mempesonakan aku selalu
Hanya kamu yang bisa
Membuat aku jadi tergila-gila
Membuat aku jatuh cinta
Karna tak ada yang lain sepertimu
Berkali ku mencoba
Berpaling dengan makhluk indah lainnya
Namun tak pernah ku rasakan
Bila seindah bercinta ku denganmu
I feel excited...!
Who wouldn’t excited when we went to thousands of islands located in Banjarmasin. My excitement started while I was visiting at Pasar Terapung using kelothok. It’s likely such a simple ship frequently used by people who lived in the river side. We could see much view around the river. My flight took off at a quarter to two p.m. from Soekarno Hatta Airport, and arrived at Syamsudin Noor Airport at a half past four p.m. There, we saw Mr. Akram, a humble man represented by Mr.Manurung as Kepala Bidang Bagian Umum at Kanwil Dirjen Perbendaharaan Banjarmasin. He drove us to the hotel. After checked in at Hotel Banjarmasin International, we took a rest for a moment. Having relaxing, at night we had a dinner at Ikan Ciajur restaurant, located in front of the hotel. In the morning, we had breakfast at Bumbu CafĂ© served by the hotel. The meals tasted like so delicious. But, I still enjoyed The Javanesse Food. After then, we went visiting Kanwil Dirjen Perbendaharaan Banjarmasin. At 9 a.m. we went to the location of APBN Olympiad for Senior High School in Indonesia near with first location at Kanwil.
Generally, I was surprised looking the anthusiasm of the participants from whole Senior High School at Banjarmasin. There’s two categories of competition. Both debate and writing articles about APBN is such a new Olympiad for the participants. There’re 40 team, each team including 3 students, participated for the debate competition and there’re 36 students from 20 schools participated in “writing articles about APBN”. This Olympiad occurred as two day long, first one used for debate and second one used for final both debate and articles. Though as long as the day, we might see the heavy rain, but it made the competition was more fantastic. And also were the students. We might be proud of SMAN 7 Banjarmasin has became the winner, then came up SMAN 1 Banjarmasin as the runner up 1, the last we might see SMAN 6 Banjarmasin. Whole winner represented for the debate competition about APBN and others topic related with. Jeremia Bobby Waworuntu from SMA Frater Don Bosco Banjarmasin became the first winner for article one, and follow with Hj.Rafi’ah from SMA Muhammadiyah 2 Banjarmasin, and the last was Kartika Kumala from SMAN 1 Banjarbaru Banjarmasin. Lets give applause and appreciation for them all. Lets make all to know about APBN. May, it wouldn’t be such a new knowledge for Indonesian society especially.
We used our time went to “the Barito Bridge” at afternoon. I felt like flying over the sky. It’s so surprisingly for me. After travelling at “Sasirangan Accessories” we ate Soto Banjar at “Warung Bawah Jembatan”. When you traveled at Banjarmasin, it supposed you not to forget eating “Soto Banjar” at this place. It tasted delicious and served in double size too.
My travelling at Banjarmasin, include Pasar Terapung, the Barito Bridge, Citra, Martapura and Sasirangan Accessories became my first experience journey outer Java island. I felt excited so much. Thanks God, it would be a new spirit for me.
Generally, I was surprised looking the anthusiasm of the participants from whole Senior High School at Banjarmasin. There’s two categories of competition. Both debate and writing articles about APBN is such a new Olympiad for the participants. There’re 40 team, each team including 3 students, participated for the debate competition and there’re 36 students from 20 schools participated in “writing articles about APBN”. This Olympiad occurred as two day long, first one used for debate and second one used for final both debate and articles. Though as long as the day, we might see the heavy rain, but it made the competition was more fantastic. And also were the students. We might be proud of SMAN 7 Banjarmasin has became the winner, then came up SMAN 1 Banjarmasin as the runner up 1, the last we might see SMAN 6 Banjarmasin. Whole winner represented for the debate competition about APBN and others topic related with. Jeremia Bobby Waworuntu from SMA Frater Don Bosco Banjarmasin became the first winner for article one, and follow with Hj.Rafi’ah from SMA Muhammadiyah 2 Banjarmasin, and the last was Kartika Kumala from SMAN 1 Banjarbaru Banjarmasin. Lets give applause and appreciation for them all. Lets make all to know about APBN. May, it wouldn’t be such a new knowledge for Indonesian society especially.
We used our time went to “the Barito Bridge” at afternoon. I felt like flying over the sky. It’s so surprisingly for me. After travelling at “Sasirangan Accessories” we ate Soto Banjar at “Warung Bawah Jembatan”. When you traveled at Banjarmasin, it supposed you not to forget eating “Soto Banjar” at this place. It tasted delicious and served in double size too.
My travelling at Banjarmasin, include Pasar Terapung, the Barito Bridge, Citra, Martapura and Sasirangan Accessories became my first experience journey outer Java island. I felt excited so much. Thanks God, it would be a new spirit for me.
Minggu, 09 November 2008
Kepompong by Sind3ntosca
Dulu kita sahabat
dengan begitu hangat
mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karena sesuatu
mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan
namun itu karena ku sayang
Persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
na na na na na..
Semua yang berlalu
biarkanlah berlalu
seperti hangatnya mentari
Siang berganti malam
sembunyikan sinarnya
hingga dia bersinar lagi
dengan begitu hangat
mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karena sesuatu
mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan
namun itu karena ku sayang
Persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong
hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
maklumi teman hadapi perbedaan
persahabatan bagai kepompong
na na na na na..
Semua yang berlalu
biarkanlah berlalu
seperti hangatnya mentari
Siang berganti malam
sembunyikan sinarnya
hingga dia bersinar lagi
Dido - Life For Rent
I haven’t ever really found a place that I call home
I never stick around quite long enough to make it
I apologize that once again I’m not in love
But it’s not as if I mind
that your heart ain’t exactly breaking
It’s just a thought, only a thought
But if my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
I’ve always thought
that I would love to live by the sea
To travel the world alone
and live more simply
I have no idea what’s happened to that dream
Cos there’s really nothing left here to stop me
It’s just a thought, only a thought
But if my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
If my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
While my heart is a shield and I won’t let it down
While I am so afraid to fail so I won’t even try
Well how can I say I’m alive
If my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
If my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
Cos nothing I have is truly mine
Cos nothing I have is truly mine
Cos nothing I have is truly mine
I never stick around quite long enough to make it
I apologize that once again I’m not in love
But it’s not as if I mind
that your heart ain’t exactly breaking
It’s just a thought, only a thought
But if my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
I’ve always thought
that I would love to live by the sea
To travel the world alone
and live more simply
I have no idea what’s happened to that dream
Cos there’s really nothing left here to stop me
It’s just a thought, only a thought
But if my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
If my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
While my heart is a shield and I won’t let it down
While I am so afraid to fail so I won’t even try
Well how can I say I’m alive
If my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
If my life is for rent and I don’t learn to buy
Well I deserve nothing more than I get
Cos nothing I have is truly mine
Cos nothing I have is truly mine
Cos nothing I have is truly mine
Cos nothing I have is truly mine
Kamis, 06 November 2008
Say apologize
mohon maaf buat para pembaca drama warsih dan warso untuk sementara penulis belum bisa memaparkan kisah selanjutnya karena ada berbagai kendala dari penulis sendiri.sekian dan terima kasih.
Why women like shopping?
Probability, the question will be frequently seen suddenly. Spending money to buy some fruit, magazine, or just hang out to the department store is so attractively for women. Others, just waste the time to the spa beauty center, relaxing their body. We can imagine how much money and second will be lost. Naturally, women like shopping whenever they look a new good. Either expensive or cheap, it’s able to make them confused. Significantly, it’s new brand from the most outlet they usually visit.
Have you ever thought, we are as women. What we must do and think what we have done. Women should maintain their time and money considerably, efficiently and effectively. As you need to know, women must be wisely persons if they make their husbands proud of what they have done. It’s likely such a simply way creating the mind set. When women can’t stand spending their money, just allowing to do some activity for example watering the flowers, watching television, singing, cooking, or doing others that can make them happy. Make her heart flies to the sky such a beautiful butterfly in the air. On the other hand, try to maintain yourself by having good habits every time and every day. Not only women like shopping, but some fashionable men will also like this activity. Even though, we have much money, we must control our desire, due to the unliminted necessary.
The writer may conclude that shopping is the normal activity. Naturally, not only women like this, but also men. Each people need supplying their life by buying some food, clothes, and etc. The necessary is so unlimited one. One of the way to make our finance runs considerably, we must select the best thing as long as we need to consume or use. Don’t waste your time and money unwisely. Make the earth clean by using anything properly.
Have you ever thought, we are as women. What we must do and think what we have done. Women should maintain their time and money considerably, efficiently and effectively. As you need to know, women must be wisely persons if they make their husbands proud of what they have done. It’s likely such a simply way creating the mind set. When women can’t stand spending their money, just allowing to do some activity for example watering the flowers, watching television, singing, cooking, or doing others that can make them happy. Make her heart flies to the sky such a beautiful butterfly in the air. On the other hand, try to maintain yourself by having good habits every time and every day. Not only women like shopping, but some fashionable men will also like this activity. Even though, we have much money, we must control our desire, due to the unliminted necessary.
The writer may conclude that shopping is the normal activity. Naturally, not only women like this, but also men. Each people need supplying their life by buying some food, clothes, and etc. The necessary is so unlimited one. One of the way to make our finance runs considerably, we must select the best thing as long as we need to consume or use. Don’t waste your time and money unwisely. Make the earth clean by using anything properly.
My office, My life
Such as we know office is the place for people doing their activities. Help us gathering money to fulfill our necessary. It’s true that we can no longer live in without having money, so we must work to get our purpose, gain the money. Comes up some place are functioned by the government to build the governance for the Republic, located in Dr Wahidin Raya Street Number 1, Central Jakarta. What we are called the office by Ministry of Finance.
From the beginning, I’m really surprised getting the opportunity work in the office. After some day, I must remember that my office is my life, as my previous life is there, in Kediri. A year before I have studied in Malang for Freshwoman Graduated. It’s not likely I imagine before staying here doing this job. In my mind, there’re so many homework must be finished as soon as possible before the deadline. In fact, it’s a little bit of I have got from this job. The first we must remember, we need refreshing while doing these job, after some work we done in the office. Many activities can help refresh your brain. It doesn’t mean that you must stay ahead on your near computer, No. You just need a slice of paper, go with your hand, play your music’s style, or doing different activities like ones.
From the various experiences, we must use them as our method increasing the cabability doing the activity. In the office especially. As the implementation will come the motivation up. Someday, you will getting bored doing the same activities, just relaxing with having breath as free as you have time to do it. Then, go back to your activities, you will refresh again. Believe it, or not you get simple way holding the emotion.
From the beginning, I’m really surprised getting the opportunity work in the office. After some day, I must remember that my office is my life, as my previous life is there, in Kediri. A year before I have studied in Malang for Freshwoman Graduated. It’s not likely I imagine before staying here doing this job. In my mind, there’re so many homework must be finished as soon as possible before the deadline. In fact, it’s a little bit of I have got from this job. The first we must remember, we need refreshing while doing these job, after some work we done in the office. Many activities can help refresh your brain. It doesn’t mean that you must stay ahead on your near computer, No. You just need a slice of paper, go with your hand, play your music’s style, or doing different activities like ones.
From the various experiences, we must use them as our method increasing the cabability doing the activity. In the office especially. As the implementation will come the motivation up. Someday, you will getting bored doing the same activities, just relaxing with having breath as free as you have time to do it. Then, go back to your activities, you will refresh again. Believe it, or not you get simple way holding the emotion.
How worth having women in our life
Every body knows how worthy women live in whole world. Especially, men, adults and their family. Moreover, ones will not understand how simplify this life and beautiful for us. Some think that man can live without woman but they have made fault. So far, women still expert in solving the problems. In case, we must give them appreciation for their survival. Say gratitude for the first time will help you to win their heart. Give attention more and more. May, you can’t hide your respect on them, but it’s flow spontaneously.
We particularly need women in our living. Due to their wisdom, they create happy and health family, protect from other damage, building a new welfare family. Who dislike theirs? Really unwillingly, if we meet someone who dislikes them. Only people who don’t have feeling with. So, they don’t understand how worth having women in our living. Let see, many people know they’re having proud of each couple, especially their wife. It doesn’t mean having wife should change a part of our life. But, it must be very fantastic though we realize somewhen we should be ready to alone. Theoretically, men want to walk along with each wifes for ever. No one can separate the power of love. In fact, we must be realize that every thing based on God’s hand. So much which can we done before every moment occurred.
From the above, we can conclude that life is worth. It will have a lot of value if we’re having women. Every body must be proud of having women created by God to accompany our living. God has purely created a soft heart almost in the part of women’s body. A thousand of thanks can not represent our gratitude for all of God’s giving. May, women will inspirate our life becoming more valueable, create peacefull in whole world, and so on. Lets start doing these. Thanks God by the grace.
We particularly need women in our living. Due to their wisdom, they create happy and health family, protect from other damage, building a new welfare family. Who dislike theirs? Really unwillingly, if we meet someone who dislikes them. Only people who don’t have feeling with. So, they don’t understand how worth having women in our living. Let see, many people know they’re having proud of each couple, especially their wife. It doesn’t mean having wife should change a part of our life. But, it must be very fantastic though we realize somewhen we should be ready to alone. Theoretically, men want to walk along with each wifes for ever. No one can separate the power of love. In fact, we must be realize that every thing based on God’s hand. So much which can we done before every moment occurred.
From the above, we can conclude that life is worth. It will have a lot of value if we’re having women. Every body must be proud of having women created by God to accompany our living. God has purely created a soft heart almost in the part of women’s body. A thousand of thanks can not represent our gratitude for all of God’s giving. May, women will inspirate our life becoming more valueable, create peacefull in whole world, and so on. Lets start doing these. Thanks God by the grace.
Being Independent Gals
There’re many ways to help you get the succeed. Yet, there’s a choice you must chose is being independent gals. It’s not easy for you but there’re so many challenges you’ll find while you want to be an independent girl. Finally, you can explore your ability to catch your dream.
Try to be an independent girl is not such a simply case. But it will be sophisticated if you can’t stand challenging this problem and you will be declined as one of the independent gals. Automatically, you will not survive later. Try and try to do. I believe that everyone can catch their dream as soon as possible,if they would be an independent girl. Never let yourself frequently loss the occasion. Reach your dream gals. You may see much more stunts but believe it, that you can survive. Every body ownes the capability to help them succeed. Firstly, it need a patience, long after you done it will be going flexibly.
Every one must be confident to struggle their desire and catch the dream fast. Hope we can build our confidential side to be independent gals. No one can survive without facing the cases. Find your dream, keep and go ahead to make it comes true.
Try to be an independent girl is not such a simply case. But it will be sophisticated if you can’t stand challenging this problem and you will be declined as one of the independent gals. Automatically, you will not survive later. Try and try to do. I believe that everyone can catch their dream as soon as possible,if they would be an independent girl. Never let yourself frequently loss the occasion. Reach your dream gals. You may see much more stunts but believe it, that you can survive. Every body ownes the capability to help them succeed. Firstly, it need a patience, long after you done it will be going flexibly.
Every one must be confident to struggle their desire and catch the dream fast. Hope we can build our confidential side to be independent gals. No one can survive without facing the cases. Find your dream, keep and go ahead to make it comes true.
Selasa, 16 September 2008
Warsih vs Warso Bagian 14
BAG.14
Warsih tampak sedang digoda, demikian pula Warso adanya
Broto :Warsih tersayang pujaan hati
Dirimu sungguh penghilang sepi
Sayang engkau punya suami
Itu yang aku sungguh sesali
Warsih :Tak ada yang harus disesali
Juragan tahu isi di hati
Tak ada lelaki yang lain lagi
Warso seorang pujaan hati
Koor :Jika suami ada di sisi
Tentu bisa kami pahami
Suami pergi tiada kembali
Untuk apa sabar menanti
Warso : Aku pasti akan kembali
Suatu hari pasti terjadi
Untuk tepati ku punya janji
Warsih istriku, kucinta kau sampai ku mati
Maria : Jika aku menjadi istrimu
Tentu bahagia hidupku selalu
Dan ku hidup bagaikan ratu
Tak kan pernah aku meragu
Koor : Maria, O Maria yang sungguh ayu
Engkau memang pandai merayu
Tetapi Warso pemuda lugu
Ia pikirkan Warsih selalu
Broto : Hidup makmur yang kita cari
Kenapa menanti yang tidak pasti
Kalau kau jujur di dalam hati
Tentu cintaku yang engkau cari
Warsih dan Warso :
Cinta yang lain tak akan ada
Hanya dialah yang aku puja
Walaupun goda di depan mata
Aku takkan pernah tinggalkan dia
Koor : Begitulah cinta mereka punya
Cinta mulia nan sederhana
Semoga bahagia milik mereka
Semoga bersatu tuk selamanya
Warsih tampak sedang digoda, demikian pula Warso adanya
Broto :Warsih tersayang pujaan hati
Dirimu sungguh penghilang sepi
Sayang engkau punya suami
Itu yang aku sungguh sesali
Warsih :Tak ada yang harus disesali
Juragan tahu isi di hati
Tak ada lelaki yang lain lagi
Warso seorang pujaan hati
Koor :Jika suami ada di sisi
Tentu bisa kami pahami
Suami pergi tiada kembali
Untuk apa sabar menanti
Warso : Aku pasti akan kembali
Suatu hari pasti terjadi
Untuk tepati ku punya janji
Warsih istriku, kucinta kau sampai ku mati
Maria : Jika aku menjadi istrimu
Tentu bahagia hidupku selalu
Dan ku hidup bagaikan ratu
Tak kan pernah aku meragu
Koor : Maria, O Maria yang sungguh ayu
Engkau memang pandai merayu
Tetapi Warso pemuda lugu
Ia pikirkan Warsih selalu
Broto : Hidup makmur yang kita cari
Kenapa menanti yang tidak pasti
Kalau kau jujur di dalam hati
Tentu cintaku yang engkau cari
Warsih dan Warso :
Cinta yang lain tak akan ada
Hanya dialah yang aku puja
Walaupun goda di depan mata
Aku takkan pernah tinggalkan dia
Koor : Begitulah cinta mereka punya
Cinta mulia nan sederhana
Semoga bahagia milik mereka
Semoga bersatu tuk selamanya
Warsih vs Warso Bagian 13
BAG.13
Mandor sedang bicara dengan Warso
Mandor : Kenapa? Kau tak suka?Kau pikir, hutangmu itu tanpa bunga? Iya? Enak saja kalau bicara. Pakai otak kalau bertanya! Jangan asal njeplak saja!
Warso : Masa hanya bersisa dua puluh lima ribu Pak?
Mandor : Kamu bisa ngitung tidak?! Memang begitu apa adanya! Terima saja. Atau kau mau keluar kerja? Cari saja pekerjaan yang lain kalau kau bisa!
Warso terdiam, ia hanya menatap pada mandor
Mandor : Ada apa? Apa yang hendak kau kata?
Warso : Pak, maaf ya, kenapa Bapak seperti tak suka pada saya?
Mandor : Kau betul-betul ingin tahu kenapa?
Warso : Jawab saja dengan jujur apa adanya.
Mandor : Karena semenjak kau ikut bekerja, hubunganku jadi kacau dengan Maria! Hanya kepadamu ia jatuh cinta! Hanya kau saja yang ada dalam ingatannya. Aku jadi dilupakannya. Padahal aku jatuh cinta setengah mati padanya. Aku ingin sekali jadi suaminya!
Warso : Tapi saya tak jatuh cinta padanya Pak. Saya sudah punya istri di desa. Saya sangat mencintainya. Itu sebabnya saya mencoba cari kerja di Jakarta agar saya bisa memenuhi janji saya padanya, membelikan kalung emas dengan liontin bertuliskan dia punya nama. Tapi apa hasilnya? Saya hanya bisa bekerja sebagai buruh kasar di Jakarta. Tak pernah bisa saya mengumpulkan uang yang cukup untuk menepati janji saya. Boro-boro untuk beli kalung, bisa makan saja saya sudah untung. Bahkan, saya tak punya cukup uang untuk pulang.
Mandor : Lho, kok yang mengeluh malahan kamu. Tadi aku sudah menjawab pertanyaanmu. Seperti kamu sangat mencintai istrimu, seperti itu pula lah besarnya cintaku pada Maria-ku! Itulah sebabnya, aku ingin ia jadi istriku.
Warso : Jadi Bapak belum menikah?
Mandor : Ya jelas sudah!
Mandor ngeloyor pergi, Warso jadi berdiam diri. Pemuda SMS datang menghampiri
SMS : Sudah, tak usah bingung mematung! SMS saja dan kau pasti untung! Ketik saja REG spasi UNTUNG!
Warso : Terus, kamu sudah beruntung?
SMS : Katanya, aku akan dapat rejeki sebesar gunung…
Pemuda necis lewat
Necis : Aku berangkat ke kantor dulu ya. Takut terlambat...
SMS : Lae, tunggu sebentar. Boleh aku minta rokokmu?
Necis : Katanya kau bakal dapat rejeki sebesar gunung
SMS : Ya belum, pokoknya, kata SMS itu, hari ini aku dapatkan rejeki itu.
Necis : Terserah apa katamu ( Memberikan rokok) Koreknya? Ada gak?
SMS : Kalau korek aku punya Lae....Terima kasih ya...
Pemuda Necis keluar panggung
Warso : Mas, ngomong-ngomong, kemarin kau bilang kau akan dapat hadiah dari Ibumu kata SMS REG spasi SENANG!? Hadiah apa?
SMS : Ngaco! Ibuku sudah meninggal...
Tiba-tiba Maria datang
Maria :Yang enggak pernah ngaco itu ya aku. Cintaku tulus selalu untukmu.
Warso : Ee...Maria...
Maria : Aku sudah buatkan semur daging dengan menu khas untukmu!
Warso : Tapi aku...
Maria : Masa gak bosen makan tempe melulu. Makan daging, apa kamu gak mau? Kalau kamu gak mau makan daging di warungku, kamu boleh makan daging di rumahku. Aku akan siapkan yang paling nikmat buatmu...
Warso : Terima kasih. Gak usah repot-repot begitu...
Maria :Aku gak repot kok kalau kamu mau?
SMS : Kok aku gak ditawarin Mbakyu?
Maria : (Mengepalkan tangan) Nih! Mau?
(Pada Warso) Bagaimana, nanti malam ya, datang ke rumahku...
Mandor sedang bicara dengan Warso
Mandor : Kenapa? Kau tak suka?Kau pikir, hutangmu itu tanpa bunga? Iya? Enak saja kalau bicara. Pakai otak kalau bertanya! Jangan asal njeplak saja!
Warso : Masa hanya bersisa dua puluh lima ribu Pak?
Mandor : Kamu bisa ngitung tidak?! Memang begitu apa adanya! Terima saja. Atau kau mau keluar kerja? Cari saja pekerjaan yang lain kalau kau bisa!
Warso terdiam, ia hanya menatap pada mandor
Mandor : Ada apa? Apa yang hendak kau kata?
Warso : Pak, maaf ya, kenapa Bapak seperti tak suka pada saya?
Mandor : Kau betul-betul ingin tahu kenapa?
Warso : Jawab saja dengan jujur apa adanya.
Mandor : Karena semenjak kau ikut bekerja, hubunganku jadi kacau dengan Maria! Hanya kepadamu ia jatuh cinta! Hanya kau saja yang ada dalam ingatannya. Aku jadi dilupakannya. Padahal aku jatuh cinta setengah mati padanya. Aku ingin sekali jadi suaminya!
Warso : Tapi saya tak jatuh cinta padanya Pak. Saya sudah punya istri di desa. Saya sangat mencintainya. Itu sebabnya saya mencoba cari kerja di Jakarta agar saya bisa memenuhi janji saya padanya, membelikan kalung emas dengan liontin bertuliskan dia punya nama. Tapi apa hasilnya? Saya hanya bisa bekerja sebagai buruh kasar di Jakarta. Tak pernah bisa saya mengumpulkan uang yang cukup untuk menepati janji saya. Boro-boro untuk beli kalung, bisa makan saja saya sudah untung. Bahkan, saya tak punya cukup uang untuk pulang.
Mandor : Lho, kok yang mengeluh malahan kamu. Tadi aku sudah menjawab pertanyaanmu. Seperti kamu sangat mencintai istrimu, seperti itu pula lah besarnya cintaku pada Maria-ku! Itulah sebabnya, aku ingin ia jadi istriku.
Warso : Jadi Bapak belum menikah?
Mandor : Ya jelas sudah!
Mandor ngeloyor pergi, Warso jadi berdiam diri. Pemuda SMS datang menghampiri
SMS : Sudah, tak usah bingung mematung! SMS saja dan kau pasti untung! Ketik saja REG spasi UNTUNG!
Warso : Terus, kamu sudah beruntung?
SMS : Katanya, aku akan dapat rejeki sebesar gunung…
Pemuda necis lewat
Necis : Aku berangkat ke kantor dulu ya. Takut terlambat...
SMS : Lae, tunggu sebentar. Boleh aku minta rokokmu?
Necis : Katanya kau bakal dapat rejeki sebesar gunung
SMS : Ya belum, pokoknya, kata SMS itu, hari ini aku dapatkan rejeki itu.
Necis : Terserah apa katamu ( Memberikan rokok) Koreknya? Ada gak?
SMS : Kalau korek aku punya Lae....Terima kasih ya...
Pemuda Necis keluar panggung
Warso : Mas, ngomong-ngomong, kemarin kau bilang kau akan dapat hadiah dari Ibumu kata SMS REG spasi SENANG!? Hadiah apa?
SMS : Ngaco! Ibuku sudah meninggal...
Tiba-tiba Maria datang
Maria :Yang enggak pernah ngaco itu ya aku. Cintaku tulus selalu untukmu.
Warso : Ee...Maria...
Maria : Aku sudah buatkan semur daging dengan menu khas untukmu!
Warso : Tapi aku...
Maria : Masa gak bosen makan tempe melulu. Makan daging, apa kamu gak mau? Kalau kamu gak mau makan daging di warungku, kamu boleh makan daging di rumahku. Aku akan siapkan yang paling nikmat buatmu...
Warso : Terima kasih. Gak usah repot-repot begitu...
Maria :Aku gak repot kok kalau kamu mau?
SMS : Kok aku gak ditawarin Mbakyu?
Maria : (Mengepalkan tangan) Nih! Mau?
(Pada Warso) Bagaimana, nanti malam ya, datang ke rumahku...
Langganan:
Postingan (Atom)