Selamat Datang Dirjen Pajak Untuk Reformasi Perpajakan Jilid II
Selamat datang Bapak Dirjen Pajak kita untuk Reformasi Perpajakan Jilid II, Drs. Mochammad Tjiptardjo M.A. Sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2009 yang ditetapkan pada tanggal 23 Juli 2009, dengan ini telah resmi memberhentikan Dirjen Pajak Darmin Nasution, Bapak Reformasi Perpajakan Jilid I. Seperti diketahui, Darmin telah mendapatkan kepercayaan dari Bapak Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengemban tugas menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, menggantikan Miranda Swaray Goeltom yang habis masa jabatannya, 27 Juli 2009.
Dikatakan Menkeu sekaligus Plt Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengenai siapakah pengganti Dirjen Pajak Darmin Nasution tidak akan jadi masalah. “Bahwa reform is going to be continued, no matter siapa yang memimpin Ditjen Pajak,” kata Sri Mulyani dalam sambutannya dalam acara Pencanangan Reformasi Jilid Kedua Direktorat Jenderal Pajak di Dhanapala. Siapapun yang memimpin, dia adalah orang yang akan bisa menjalankan, meneruskan, dan tidak akan membuat reformasi itu mengalami set back. Mengenai siapa figur Dirjen Pajak memang tidak bisa dielakkan baik oleh media massa, Dewan dan khalayak ramai karena pajak merupakan satu bagian yang begitu penting di dalam kehidupan bernegara dan perekonomian. Tidak ada satu negara dapat menyatakan dirinya sebagai negara maju tanpa didukung oleh suatu sistem administrasi dan aparat perpajakan yang handal, berintegritas dan kompeten. Bahkan dapat dikatakan suatu sistem politik yang berlandaskan kepada azas demokrasi dan desentralisasi tidak akan bisa berjalan secara amanah dan bermutu apabila tidak ditopang oleh sebuah sistem perpajakan yang baik dan kredibel.
Kita memahami bahwa membangun suatu sistem administrasi dan aparat pajak yang baik, kompeten dan kredibel bukan suatu persoalan yang mudah. Apalagi untuk mempertahankannya. Hal ini akan menjadi tantangan sekaligus pekerjaan rumah bagi Dirjen Pajak kita yang baru, Drs. Mochammad Tjiptardjo. Diharapkan, Dirjen Pajak yang baru bisa meneruskan reformasi yang telah dirintis oleh Dirjen Pajak Darmin Nasution.
Sejak kemerdekaan Indonesia mencatat bahwa reformasi di bidang perpajakan berjalan begitu lambat dan sulit. Zaman orde lama Indonesia masih sangat tergantung kepada pajak atas komoditas atau ekspor. Zaman orde baru penerimaan migas dijadikan sebagai andalan utama. Pada periode awal tahun 80 an baru dimulai suatu upaya reformasi perpajakan dengan memperbaiki peraturan perpajakan atau perundang-undangannya. Reformasi masa itu tidak memberikan dampak yang cukup berarti karena administrasi perpajakan, kompetensi serta integritas aparat pajak tidak diperbaiki juga secara sistematik. Dengan demikian, memperbaiki peraturan perundang-undangan hanya merupakan satu elemen dari reformasi. Tanpa perbaikan secara sistematis, administrasi dan aparat pajaknya maka reformasi itu tidak akan menghasilkan hal yang berarti dan bertahan lama. Setelah masa orde baru, kita memasuki tahap reformasi. Kita tahu bahwa reformasi di bidang perpajakan dilakukan dengan desain yang jauh lebih komprehensif dan ini menuntut beberapa implikasi dan konsekuensi kepada kita semua.
Reformasi di bidang pajak semenjak orde baru atau semenjak selesainya orde baru dan masuk masa reformasi bisa dikategorikan di dalam empat hal. Pertama, memperbaiki peraturan perundang-undangan dan dalam hal ini dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, menyelesaikan amandemen Undang-Undang KUP, Undang-Undang PPh dan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperkirakan akan segera selesai pada masa sidang ini. Memperbaiki Undang-Undang ini dengan spirit untuk lebih sederhana namun bisa responsif dan memberikan keseimbangan antara hak dan kewajiban, antara wajib pajak dan juga memberikan kepastian hukum kepada wajib pajak dan kepada aparat pajaknya. Elemen kedua di dalam reformasi adalah perbaikan struktur organisasi, menerapkan struktur berdasarkan fungsi dan memperbaiki administrasi dan menerapkan apa yang disebut Standart Operating Procedure. Ini ditujukan untuk memperbaiki kepastian suatu proses pelayanan dan memperbaiki tata kelola serta untuk memperbaiki efisiensi dan produktivitas. Pembenahan yang ketiga dalam reformasi pajak adalah membenahi basis data dan penggunaan Sistem Teknologi Informasi. Ini bertujuan untuk menunjang upaya menggali potensi pajak, memperbaiki pelayanan dan mencegah interaksi antara aparat pajak dengan wajib pajak secara tidak perlu. Yang keempat adalah reformasi di bidang perbaikan mutu, kompetensi dan integritas dari sumber daya manusia atau aparatnya.
Reformasi adalah suatu proses yang rumit, menyangkut suatu proses perubahan yang tidak selalu kita sukai. Ini menuntut suatu konsekuensi yang sangat banyak di antara kita termasuk di dalam mendisiplinkan sikap kita dan tingkah laku kita dan juga di dalam kesiapan untuk diaudit menjadi transparan dan akuntabel kepada publik. Reformasi di bidang perpajakan ini telah dimulai semenjak sebelum pemerintahan ini dan diteruskan di masa pemerintahan ini terutama di bawah kepemimpinan Bapak Darmin Nasution.
Kini, reformasi yang telah dirintis dan sudah mengakar pada jajaran aparat pajak masih mempunyai banyak tanggung jawab yang harus diemban. Sebelum dilantik sebagai Dirjen Pajak menggantikan Darmin Nasution, Drs.Mochammad Tjiptardjo, M.A. menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Penyidikan Ditjen Pajak. Kasus-kasus pelanggaran pajak di Indonesia diselesaikan dengan tangan dinginnya. Diantara catatan prestasi yang pernah dilakukan adalah penanganan kasus dugaan manipulasi pajak oleh PT Asian Agri dengan potensi kerugian negara sekitar 1,3 Triliun. Bukan hanya itu, masih banyak lagi kasus-kasus lainnya yang berhasil diselesaikan olehnya.
Tjiptardjo selama ini dikenal sebagai pejabat yang cukup tinggi komitmennya terhadap reformasi birokrasi di direktorat yang menghimpun penerimaan negara terbesar itu. Beliau optimis dan yakin dapat memenuhi target penerimaan pajak sesuai dengan APBN-P 2009.
Sebagai catatan, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat sudah sepakat mematok target penerimaan pajak dalam APBN-P 2009 sebesar Rp 528,35 Triliun yang lebih kecil dibandingkan dengan target semula di APBN Penyesuaian Tahun 2009 sebesar Rp 548,91 Triliun.
Jumat, 31 Juli 2009
Rabu, 20 Mei 2009
Finding Your Soulmate !
Setiap manusia ingin menemukan pujaan hatinya (soulmate). Itu sudah pasti dan tak bisa dipungkiri. Semua itu membutuhkan proses, mulai dari fase awal perkenalan (an introduction) fase pendekatan (in a relationship) fase pertunangan (engagement) fase pernikahan (marriage). Kesabaran, kesetiaan, dan kejujuran setiap pasangan ikut menentukan keberhasilan setiap tahapannya. Tidak hanya itu, namun juga dibutuhkan kemampuan untuk saling toleransi, saling memahami dan mengerti keinginan pasangannya. Memang tidak mudah. Namun, semua itu tergantung pada niat. Ya, niat kita untuk membagi hati dengan pasangan kita. Berikut penulis akan mencoba menguraikan fase demi fase yang harus dilalui setiap pasangan (couple) untuk dapat mewujudkan sebuah keluarga harmonis yang tentunya menjadi idaman setiap keluarga yang baru terbina.
1. Perkenalan ( An introduction )
Mungkin sangat tidak asing bagi kita mendengar kata ‘Perkenalan’ ini. Saat kita merasa cocok dengan seseorang yang baru saja kita kenal atau mungkin sudah lama menjadi sahabat kita, dan seiring dengan berjalannya waktu, perasaan dari seorang sahabat itu bisa saja menjadi sebuah perasaan cinta. Fase ini merupakan fase awal mula kita akan memulai sebuah jaring komunikasi dengan seseorang yang awalnya tidak masuk dalam kehidupan kita sama sekali. Usahakan anda tidak menolak untuk diajak berkenalan dengan seseorang yang belum atau sama sekali anda tidak kenal. Tentunya, dalam konteks untuk menciptakan suatu hubungan yang positif.
2. Pendekatan ( In a relationship )
Fase kedua ini merupakan fase pendekatan dimana setiap couple diberi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perihal pasangannya. Banyak informasi yang mungkin bisa kita peroleh dalam fase ini. Namun, jangan salah, informasi yang didapat masih sangat minim sekali tetapi cukup untuk mendeskripsikan seperti apa soulmate kita itu. Kalau boleh dibilang, masa-masa ini merupakan masa yang cukup rentan terhadap gangguan dalam memulai suatu hubungan percintaan. Jaga baik-baik hubungan anda dengan pasangan ketika anda berada dalam fase ini.
3. Pertunangan ( Engagement )
Saat anda dan pasangan sudah merasa mantap untuk memiliki seutuhnya maka mulailah untuk mengikat satu sama lain dalam sebuah pertunangan. Mengikat namun dalam artian yang tidak ‘POSESIF’. Tentunya harus melibatkan orang tua dari kedua belah pihak pasangannya. Jika keluarga dari salah satu pasangan belum begitu menyetujui rencana pertunangan tersebut, jangan pernah putus asa. Dalam hal ini anda juga harus memastikan dan menyakini betul apakah benar ‘DIA’ adalah seseorang yang anda harapkan untuk menjadi pasangan sehidup semati. Banyak waktu yang bisa anda gunakan untuk mengetahui sifat pasangan anda lebih dalam lagi, mengenali kekurangan dan kelebihan dia, dan lebih dekat dengan keluarganya, sebelum anda memutuskan untuk menikah dengan si ‘DIA’.
4. Pernikahan ( Marriage )
Fase yang paling anda tunggu-tunggu di sini adalah pernikahan (marriage). Anda dan pasangan sudah mantap memutuskan untuk menikah, sehidup-semati mengarungi bahtera rumah tangga, berarti anda sudah siap untuk berbagi dengan pasangan anda. Kerap hal-hal kecil dalam diri pasangan anda, belum terdeteksi oleh anda pada saat sebelum menikah. Menurut pengalaman beberapa pasangan yang sudah menikah, akan ada sisi yang berbeda melekat dalam diri pasangan anda. Seyogyanya kita memaklumi satu sama lain. Dia punya kekurangan yang mungkin kita bisa menutupinya dengan kelebihan kita dan demikian sebaliknya. Jangan jadikan alasan ketidakcocokan akan hal-hal kecil dalam diri pasangan anda sebagai pemicu timbulnya perceraian. Di awal seusai pernikahan, karena tergolong sebagai pengantin baru, tanpa disadari anda mungkin akan mengelak jikalau akan anda temui percekcokan di suatu hari nanti. Entah itu yang dikategorikan cekcok ringan, sedang atau berat. Setiap pasangan pasti pernah mengalami hal itu. Wajar saja, untuk menyatukan dua hati yang berbeda memang tidak lah semudah kita membalikkan telapak tangan. Yang bisa kita lakukan jika kita sudah menikah adalah berusaha semaksimal mungkin untuk membina rumah tangga yang sa-ma-ra (sakinah, mawaddah, warrahmah), menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, mencintai satu sama lain kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Jangan hanya mencintai atas kelebihannya, tetapi cintai lah juga kekurangannya. Untuk pasangan yang akan memutuskan untuk menikah, yakinkan diri anda terhadap si ‘DIA’ yang anda pilih. Jika hati anda berkata ‘YA’ dan secara lahir dan batin anda sudah merasa ‘SIAP’, maka segera lah menikah karena menikah itu secara agama Islam, hukumnya adalah wajib bagi setiap manusia yang merasa mampu baik secara lahir maupun bathin. Yang terpenting adalah selalu jaga cinta anda kepada pasangan. Berikan kasih sayang yang tulus kepadanya dan berusaha lah untuk selalu mendukung si ‘DIA’ dalam hal suatu pendapat dan tindakan yang benar.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas kedua sebagai Mahasiswa Pemula (www.mahasiswapemula.blogspot.com)
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.
1. Perkenalan ( An introduction )
Mungkin sangat tidak asing bagi kita mendengar kata ‘Perkenalan’ ini. Saat kita merasa cocok dengan seseorang yang baru saja kita kenal atau mungkin sudah lama menjadi sahabat kita, dan seiring dengan berjalannya waktu, perasaan dari seorang sahabat itu bisa saja menjadi sebuah perasaan cinta. Fase ini merupakan fase awal mula kita akan memulai sebuah jaring komunikasi dengan seseorang yang awalnya tidak masuk dalam kehidupan kita sama sekali. Usahakan anda tidak menolak untuk diajak berkenalan dengan seseorang yang belum atau sama sekali anda tidak kenal. Tentunya, dalam konteks untuk menciptakan suatu hubungan yang positif.
2. Pendekatan ( In a relationship )
Fase kedua ini merupakan fase pendekatan dimana setiap couple diberi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perihal pasangannya. Banyak informasi yang mungkin bisa kita peroleh dalam fase ini. Namun, jangan salah, informasi yang didapat masih sangat minim sekali tetapi cukup untuk mendeskripsikan seperti apa soulmate kita itu. Kalau boleh dibilang, masa-masa ini merupakan masa yang cukup rentan terhadap gangguan dalam memulai suatu hubungan percintaan. Jaga baik-baik hubungan anda dengan pasangan ketika anda berada dalam fase ini.
3. Pertunangan ( Engagement )
Saat anda dan pasangan sudah merasa mantap untuk memiliki seutuhnya maka mulailah untuk mengikat satu sama lain dalam sebuah pertunangan. Mengikat namun dalam artian yang tidak ‘POSESIF’. Tentunya harus melibatkan orang tua dari kedua belah pihak pasangannya. Jika keluarga dari salah satu pasangan belum begitu menyetujui rencana pertunangan tersebut, jangan pernah putus asa. Dalam hal ini anda juga harus memastikan dan menyakini betul apakah benar ‘DIA’ adalah seseorang yang anda harapkan untuk menjadi pasangan sehidup semati. Banyak waktu yang bisa anda gunakan untuk mengetahui sifat pasangan anda lebih dalam lagi, mengenali kekurangan dan kelebihan dia, dan lebih dekat dengan keluarganya, sebelum anda memutuskan untuk menikah dengan si ‘DIA’.
4. Pernikahan ( Marriage )
Fase yang paling anda tunggu-tunggu di sini adalah pernikahan (marriage). Anda dan pasangan sudah mantap memutuskan untuk menikah, sehidup-semati mengarungi bahtera rumah tangga, berarti anda sudah siap untuk berbagi dengan pasangan anda. Kerap hal-hal kecil dalam diri pasangan anda, belum terdeteksi oleh anda pada saat sebelum menikah. Menurut pengalaman beberapa pasangan yang sudah menikah, akan ada sisi yang berbeda melekat dalam diri pasangan anda. Seyogyanya kita memaklumi satu sama lain. Dia punya kekurangan yang mungkin kita bisa menutupinya dengan kelebihan kita dan demikian sebaliknya. Jangan jadikan alasan ketidakcocokan akan hal-hal kecil dalam diri pasangan anda sebagai pemicu timbulnya perceraian. Di awal seusai pernikahan, karena tergolong sebagai pengantin baru, tanpa disadari anda mungkin akan mengelak jikalau akan anda temui percekcokan di suatu hari nanti. Entah itu yang dikategorikan cekcok ringan, sedang atau berat. Setiap pasangan pasti pernah mengalami hal itu. Wajar saja, untuk menyatukan dua hati yang berbeda memang tidak lah semudah kita membalikkan telapak tangan. Yang bisa kita lakukan jika kita sudah menikah adalah berusaha semaksimal mungkin untuk membina rumah tangga yang sa-ma-ra (sakinah, mawaddah, warrahmah), menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif, mencintai satu sama lain kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Jangan hanya mencintai atas kelebihannya, tetapi cintai lah juga kekurangannya. Untuk pasangan yang akan memutuskan untuk menikah, yakinkan diri anda terhadap si ‘DIA’ yang anda pilih. Jika hati anda berkata ‘YA’ dan secara lahir dan batin anda sudah merasa ‘SIAP’, maka segera lah menikah karena menikah itu secara agama Islam, hukumnya adalah wajib bagi setiap manusia yang merasa mampu baik secara lahir maupun bathin. Yang terpenting adalah selalu jaga cinta anda kepada pasangan. Berikan kasih sayang yang tulus kepadanya dan berusaha lah untuk selalu mendukung si ‘DIA’ dalam hal suatu pendapat dan tindakan yang benar.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas kedua sebagai Mahasiswa Pemula (www.mahasiswapemula.blogspot.com)
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca.
Senin, 20 April 2009
Kartini Day
Today is Kartini Day, April 21, 2009. RA Kartini, exactly called as Raden Ayu Kartini was the Hero of Indonesian women from the early years of 1900. She was born at Jepara, Central Java. She died at twenty-five years old in Rembang, Central Java, Sept.17.1904. Kartini has convinced that women should have the same education as men, and have the rights to work in any kind of professions. All of these used to develop Indonesia to be the most country which encourage its citizens. Nothing could change this country if no body could have the same idea between men and women. Nevertheless, there is too much crime, violence and so on. We also see thousands of women get such as strict violence from her husband. What happened with us? Many people stand here to see this crime, but no one can solve the case. What we can do for this country. We have thought that every body can do the right things for themselves and what our hopes for the better life. If we want to explore our talents and do the best for everything we want the most, its not likely we have the same purpose to make our life better.
On the other hand, many things can return back our memory to the Hero of Indonesian women, just commemorate or celebrate Kartini day is not enough for us today. The question is What we can do for the next generation, for ourselves and especially for Indonesia. Celebrating Kartini Day is not only with preparing at school by dressed in traditional Javanese clothing but also how to change our mind set to become more intellectual, creative, brave to do the best and right ones, and give independence to people as much as they can do with the right rules.
Continuously, women have to start keeping the capability, intellectual, and also care to the society. We can do many things right now. Save Indonesian women with your thoughts, creativity, and so on. Strive your nations as fast as your way.
Lastly, I wanna say thanks to our great Indonesian hero, RA Kartini.
Thanks for your strive to the next generation especially women.
And for Indonesian women, lets make a new hope in your life and do the best for all.
On the other hand, many things can return back our memory to the Hero of Indonesian women, just commemorate or celebrate Kartini day is not enough for us today. The question is What we can do for the next generation, for ourselves and especially for Indonesia. Celebrating Kartini Day is not only with preparing at school by dressed in traditional Javanese clothing but also how to change our mind set to become more intellectual, creative, brave to do the best and right ones, and give independence to people as much as they can do with the right rules.
Continuously, women have to start keeping the capability, intellectual, and also care to the society. We can do many things right now. Save Indonesian women with your thoughts, creativity, and so on. Strive your nations as fast as your way.
Lastly, I wanna say thanks to our great Indonesian hero, RA Kartini.
Thanks for your strive to the next generation especially women.
And for Indonesian women, lets make a new hope in your life and do the best for all.
Rabu, 15 April 2009
The Virgin - Cinta Terlarang
Kau kan slalu tersimpan di Hatiku
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku 'kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Meski ragamu tak dapat ku miliki
Jiwaku 'kan slalu bersamamu
Meski kau tercipta bukan untukku
Tuhan berikan aku hidup satu kali lagi
Hanya untuk bersamanya
Ku mencintainya sungguh mencintainya
Rasa ini sungguh tak wajar
Namun ku ingin tetap bersama dia
Untuk selamanya
Mengapa cinta ini terlarang
Saat ku yakini kaulah milikku
Mengapa cinta kita tak bisa bersatu
Saat ku yakin tak ada cinta selain dirimu
Senin, 09 Februari 2009
What can you say with Love
What can you say if you are fallin’ in love with? The first thing may be You will get surprised by yourself how can I love someone. Chiefly, you will feel like fly into the sky and no one can annoy your life. I convince everyone is able to fall in love. As God has create a man with a woman become a couple to build a new happy family. Not only it needs a tolerance, faith, patience, but also you must try to understand him. On the other hand, if you have found and convinced about someone you love so much, you must try to keep communication with and try to trust the one you love.
In my mind, love is so sophisticated. It encompasses whole feel and sense of the body. Periodically, it needs our creativity to make it becomes stronger. There are many thing you can do when you are fallin’love with.
First, you can give someone you love the most such a remarkable greeting for instance: I love you so much and no one can touch my heart than you. It is insinuated that never getting bored to say like that for someone special in your heart.
Secondly, it is suggested that if you become such a near friend, you should do like his friends. If you become such a girl friend, you should do like his girl friend too. And if you become such a wise wife, you should do like his wife.
Lastly, I think that no body does not need love and it can conclude that every people who live in the world always need a love. If you have not been found your soulmate yet, it’s supposed for you to look for your soulmate. And then, you will get many happiness in your life. Trust him and never give up to keep fight on every problem you face.
In my mind, love is so sophisticated. It encompasses whole feel and sense of the body. Periodically, it needs our creativity to make it becomes stronger. There are many thing you can do when you are fallin’love with.
First, you can give someone you love the most such a remarkable greeting for instance: I love you so much and no one can touch my heart than you. It is insinuated that never getting bored to say like that for someone special in your heart.
Secondly, it is suggested that if you become such a near friend, you should do like his friends. If you become such a girl friend, you should do like his girl friend too. And if you become such a wise wife, you should do like his wife.
Lastly, I think that no body does not need love and it can conclude that every people who live in the world always need a love. If you have not been found your soulmate yet, it’s supposed for you to look for your soulmate. And then, you will get many happiness in your life. Trust him and never give up to keep fight on every problem you face.
Selasa, 16 Desember 2008
I’m still loving you
Love someone who can deserve our love is quite difficult.
Love someone is not any fault.
Love is pure.
God’s given us Love.
We need pure love.
Without hope anything.
I ’m loving you
Whatever they said
I’m still loving you
Love someone is not any fault.
Love is pure.
God’s given us Love.
We need pure love.
Without hope anything.
I ’m loving you
Whatever they said
I’m still loving you
Selasa, 09 Desember 2008
Hanya Kamu Yang Bisa by Tiket
Tanpa terasa kau curi hatiku
Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku
Berjuta rayuan yang pernah ku rasa
Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku
Tapi semua berbeda
Saat kau ada disini
Mempesonakan aku selalu
Hanya kamu yang bisa
Membuat aku jadi tergila-gila
Membuat aku jatuh cinta
Karna tak ada yang lain sepertimu
Berkali ku mencoba
Berpaling dengan makhluk indah lainnya
Namun tak pernah ku rasakan
Bila seindah bercinta ku denganmu
Dengan berbeda caramu menaklukan hati kecilku
Berjuta rayuan yang pernah ku rasa
Namun tak pernah tersentuh tak ada yang mengesankanku
Tapi semua berbeda
Saat kau ada disini
Mempesonakan aku selalu
Hanya kamu yang bisa
Membuat aku jadi tergila-gila
Membuat aku jatuh cinta
Karna tak ada yang lain sepertimu
Berkali ku mencoba
Berpaling dengan makhluk indah lainnya
Namun tak pernah ku rasakan
Bila seindah bercinta ku denganmu
Langganan:
Postingan (Atom)